Semarak Bupati Cup 2026: Ajang Silahturahmi dan Adu Gengsi 19 Kecamatan di Gelora Ngantru City

25 Oktober 2026 18:10 25 Okt 2026 18:10

Sugeng Hariyadi, Rahmat Rifadin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Semarak Bupati Cup 2026: Ajang Silahturahmi dan Adu Gengsi 19 Kecamatan di Gelora Ngantru City

Stadion Gelora Ngantru City, Kecamatan Ngantru, Sabtu sore 24 Oktober 2026. Lapangan hijau tersebut resmi tempat ajang bergengsi Turnamen Sepak Bola Antar Kecamatan, Bupati Cup 2026. (Foto: Hariya/Ketik.com)

KETIK, TULUNGAGUNG – Stadion Gelora Ngantru City, Kecamatan Ngantru, mendadak riuh pada Sabtu sore 24 Oktober 2026. Lapangan hijau tersebut resmi menjadi saksi dimulainya ajang bergengsi Turnamen Sepak Bola Antar Kecamatan, Bupati Cup 2026.

Kompetisi yang dijadwalkan bergulir hingga 15 November mendatang ini diikuti oleh total 19 kesebelasan dari seluruh penjuru wilayah Kabupaten Tulungagung, di mana masing-masing tim akan saling jegal menggunakan sistem gugur.

Dalam laporan pembukaannya, Ketua Pelaksana Eko Yulianto menegaskan bahwa esensi utama dari turnamen ini adalah merajut tali persaudaraan sekaligus mewadahi hobi sepak bola warga. Ia pun berpesan agar seluruh pemain maupun ofisial senantiasa mengedepankan sikap sportif.

"Kalah atau menang itu biasa, yang paling utama adalah terjaganya persaudaraan. Untuk para pemain dan ofisial, tolong jaga emosi dan hormati keputusan wasit di lapangan," tegas Eko.

Kemeriahan pembukaan turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda dan tokoh penting, di antaranya Danyon TP 886/Panjalu Jayati, perwakilan Dispora Tulungagung, para camat, pimpinan Ponpes Al Badru Alaina, serta ratusan penonton yang memadati area stadion.

Sementara itu, Plt. Bupati Tulungagung yang juga menakhodai Askab PSSI Tulungagung, Ahmad Baharudin, dalam sambutannya menyatakan bahwa esensi turnamen ini jauh melampaui sekadar perebutan trofi.

"Target utama kita adalah membudayakan olahraga di tengah masyarakat. Badan yang sehat secara jasmani dan rohani akan tercipta jika masyarakatnya gemar berolahraga. Mari jadikan momentum ini untuk mempererat silaturahmi demi Tulungagung yang damai, rukun, dan sejahtera," ucap Baharudin.

Menariknya, karena turnamen ini didominasi oleh pemain berusia di atas 45 tahun, Baharudin secara khusus mengingatkan para peserta agar senantiasa waspada terhadap kondisi fisik masing-masing.

"Semangat juang boleh menggebu-gebu, tetapi kesehatan dan keselamatan tetap nomor satu. Jangan dipaksakan, karena ini adalah ajang silaturahmi dan mencari kebugaran, bukan sekadar mengejar angka di papan skor," imbuhnya.

Acara kemudian ditandai dengan tendangan bola pertama oleh Plt. Bupati sebagai tanda dimulainya laga pembuka antara Kecamatan Rejotangan melawan Kecamatan Pagerwojo.

Prosesi pembukaan semakin semarak dengan pelepasan burung merpati ke udara, yang menyimbolkan kerukunan serta keharmonisan masyarakat Tulungagung. (*)

Tombol Google News

Tags:

sepak bola Ajang Gengsi Plt Bupati Ahmad Baharudin