Lucky Putra Aditia Budiharja, Kreator Freestyle Motor Ciamis yang Tembus 1 Juta Followers TikTok dan Jadi Pembalap

29 September 2026 16:00 29 Sep 2026 16:00

Billy Reksodikromo, Muhammad Faizin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Lucky Putra Aditia Budiharja, Kreator Freestyle Motor Ciamis yang Tembus 1 Juta Followers TikTok dan Jadi Pembalap

Lucky Putra Aditia Budiharja, kreator freestyle motor asal Ciamis yang viral di TikTok, kini melangkah lebih jauh ke dunia balap dengan membawa semangat dan identitasnya di lintasan.

KETIK, CIAMIS – Konten atraksi motor kembali menjadi sorotan publik setelah nama Lucky Putra Aditia Budiharja mencuri perhatian pengguna TikTok. Kreator asal Ciamis, Jawa Barat, itu berhasil mengumpulkan 1 juta pengikut hanya dalam waktu satu bulan berkat konten freestyle motor yang dipadukan dengan tren joget dan video hiburan khas media sosial.

Namun, pencapaian tersebut tidak berlangsung lama. Setelah mencapai angka fantastis tersebut, akun TikTok Lucky justru diblokir tanpa penjelasan rinci dari pihak platform. Peristiwa ini memperlihatkan bagaimana dunia kreator digital menghadapi tantangan antara tingginya minat masyarakat terhadap konten ekstrem, aturan moderasi platform, serta kebutuhan mengarahkan hobi berisiko ke jalur yang lebih aman.

 

Tembus 1 Juta Pengikut dalam Sebulan

Kecepatan pertumbuhan akun TikTok Lucky terlihat kontras jika dibandingkan dengan perjalanan panjangnya di Instagram. Pemuda kelahiran 3 November 2002 itu membutuhkan waktu sekitar enam tahun untuk mengumpulkan 800 ribu pengikut di Instagram. Sementara di TikTok, angka 1 juta pengikut berhasil dicapai hanya dalam hitungan minggu.

Menurut Lucky, salah satu faktor utama yang membuat kontennya berkembang cepat adalah karena atraksi motor menjadi konten yang relatif langka di TikTok akibat adanya pembatasan terhadap adegan yang dianggap berbahaya.

"Strategi di Instagram itu sama aja sebetulnya, cuma platform TikTok sama Instagram beda. Kalau di TikTok itu sekarang kan banyak peraturan, enggak bisa posting konten atraksi motor karena adegan berbahaya. Nah, tapi di situ akun saya (Hokky) bisa posting adegan berbahaya, karena memang konten atraksi motor sangat jarang di TikTok. Makanya saya bisa naik pesat dalam satu bulan, 1 juta followers," tutur Lucky.

Menurutnya, kondisi tersebut menciptakan peluang karena pengguna TikTok yang menyukai konten serupa memiliki lebih sedikit pilihan. Ketika kontennya berhasil muncul di linimasa pengguna, respons audiens pun berkembang dengan cepat.

Selain freestyle motor, Lucky juga memasukkan unsur konten acak dan tren joget agar lebih sesuai dengan karakter pengguna TikTok yang menyukai hiburan singkat dan mudah dikonsumsi.

"Konten yang bikin saya terkenal itu ada di atraksi motor, plus konten random dan joget-joget asyik. Meskipun trending dalam waktu yang singkat, saya bangga karena sudah bisa memecahkan algoritma TikTok selama satu bulan, dan views rata-rata jutaan semua," katanya.

 

Popularitas Berhadapan dengan Moderasi Platform

Kesuksesan besar di media sosial ternyata juga membawa tantangan tersendiri. Tidak lama setelah mencapai 1 juta pengikut, akun TikTok Lucky diblokir. Ia mengaku tidak mendapatkan penjelasan terkait alasan pemblokiran tersebut.

Saat ini, Lucky masih menunggu hasil pengajuan banding kepada TikTok.

"Akun saya diblokir memang enggak ada penjelasan apa pun dari TikTok-nya. Makanya saya sekarang lagi nunggu aju banding. Semoga aja bisa balik. Kalau enggak bisa balik, ya kita bikin lagi aja," ucapnya.

Kasus tersebut menggambarkan posisi kreator konten yang harus berhadapan dengan kebijakan platform. Konten yang menarik perhatian besar belum tentu selalu selaras dengan aturan moderasi, terutama jika melibatkan aktivitas yang dianggap memiliki risiko keselamatan.

 

Viral di Media Sosial Membuka Jalan ke Dunia Balap

Meski menghadapi kendala di dunia digital, popularitas Lucky justru membuka peluang baru di dunia profesional. Viralitas kontennya mempertemukannya dengan Gabriel Rey, CEO & Founder Trivindo Group.

Awalnya, Lucky memasang livery dengan logo perusahaan tersebut di motornya tanpa adanya kerja sama berbayar. Ia mengaku melakukannya karena memang menggunakan layanan investasi kripto dari perusahaan tersebut. Video motor dengan livery itu kemudian masuk rekomendasi TikTok atau FYP dan menarik perhatian Gabriel Rey.

"Awal kerja sama dengan Gabriel Rey itu tadinya saya iseng pasang livery motor yang ada logo perusahaannya (tidak dibayar), karena memang saya suka investasi kripto di sana. Setelah itu saya posting video motor yang sudah pakai livery perusahaan Gabriel Rey, sampailah FYP-nya ke beliau. Dari situ aku menerima dukungan full buat balap," kata Lucky.

Kini, Lucky resmi bergabung sebagai pembalap TRIV X Cryptowave Racing Team. Sebelumnya, ia pernah mengikuti ajang Prostreet di Bandung dan berhasil meraih juara pertama. Dalam waktu dekat, ia juga dijadwalkan mengikuti sesi pemotretan tim pada awal Oktober 2026.

Perjalanan tersebut menjadi bukti bahwa popularitas di media sosial dapat berkembang menjadi peluang profesional, termasuk dalam bentuk dukungan sponsor dan kesempatan berkompetisi di jalur resmi.

 

Motor Sudah Menjadi Bagian dari Hidupnya

Bagi Lucky, dunia motor bukan sekadar hobi, tetapi bagian dari kehidupannya sejak lama.

"Karena bagi saya motor itu udah sejiwa banget. Bahkan motor apa pun itu, kalau di tangan saya, insyaallah bisa saya taklukin," ujarnya.

Sebagai pembalap, ia mulai menerapkan persiapan yang lebih disiplin. Salah satunya adalah menjaga kondisi fisik sebelum mengikuti kompetisi.

"Persiapan saya jadi pembalap ya seperti biasanya. Kalau mau ada acara event, kayak diet dulu, buat nurunin berat badan," katanya.

Kecintaan Lucky terhadap motor telah tumbuh sejak duduk di bangku SMP kelas 2. Kemampuan freestyle yang dimilikinya kemudian menjadi modal awal ketika mulai membuat konten enam tahun lalu.

"Awal perjalanan saya sebagai konten kreator itu karena punya skill di motor (freestyle motor), dan saya tertarik kepada dunia motor itu dari SMP kelas 2," tuturnya.

Dukungan Keluarga dan Pesan untuk Anak Muda

Perjalanan Lucky di dunia motor tidak langsung mendapat dukungan penuh dari keluarga. Sebagai anak sulung dari dua bersaudara, ia mengaku orang tuanya sempat melarang karena khawatir dengan risiko aktivitas tersebut.

Namun, pandangan keluarga berubah setelah melihat kemampuan yang dimiliki Lucky. Adiknya, Ricky Putra, juga terus memberikan dukungan terhadap perjalanan kariernya.

"Dukungan keluarga saya, termasuk adik, alhamdulillah mereka support terus. Yang tadinya orang tua enggak ngizinin, tapi pas ngelihat skill saya, alhamdulillah di-ACC buat ngelanjutin karier di dunia motor," tutur Lucky.

Ke depan, Lucky ingin terus berkembang sebagai pembalap sekaligus kreator konten motor. Ia juga berencana membagikan tutorial wheelie kepada para pengikutnya.

"Target saya di dunia balap dan konten motor, pengin makin maju aja, dan netizen terus selalu suka dengan konten atraksi motor saya dan tutorial-tutorial wheelie di atas motor yang saya bagikan," ucapnya.

Meski dikenal melalui aksi ekstrem, Lucky tetap mengingatkan para penggemarnya agar tidak melakukan atraksi motor sembarangan, terutama di jalan raya.

Menurutnya, kemampuan harus dibangun melalui latihan di tempat yang aman agar tidak membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain.

"Buat anak muda, kalau mau atraksi motor, kalian harus belajar dulu di lapangan, jangan di jalan raya, karena kalau di jalan raya itu high risk. Pokoknya tingkatin skill aja, karena skill itu mahal. Okeeee, bungkusss!" pungkasnya.

Perjalanan Lucky Putra Aditia Budiharja menunjukkan bagaimana sebuah hobi yang awalnya hanya menjadi aktivitas pribadi dapat berkembang menjadi fenomena digital, lalu membuka peluang menuju dunia profesional. Dari TikTok hingga lintasan balap, ia kini berusaha membuktikan bahwa kreativitas dan kemampuan dapat menjadi jalan menuju karier yang lebih besar—selama tetap memperhatikan aspek keselamatan. (*)

Tombol Google News

Tags:

Freestyle Motor Indonesia Kreator Tiktok Viral Atraksi Motor Ciamis Pembalap Motor Indonesia