KETIK, MOJOKERTO – Satuan Polisi Pamong Praja Satpol PP Kota Mojokerto menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas Aparatur terkait Pelaksanaan Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal BKO, Selasa (9/6/2026) di Ayola Hotel Sunrise Mal Kota Mojokerto.
Kegiatan ini bekerja sama dengan Bea Cukai Sidoarjo dan diikuti puluhan anggota Satpol PP serta PPNS. Tujuannya untuk menyamakan persepsi dan memperkuat pemahaman petugas di lapangan.
Kepala Satpol PP Kota Mojokerto,Ary Setiawan, S.STP, M.Si. mengatakan peredaran rokok tanpa pita cukai maupun cukai palsu masih jadi masalah. "Petugas harus paham ciri-ciri BKO, dasar hukumnya, sampai teknik operasi. Jangan sampai salah sita. Ini soal PAD juga, karena cukai itu pendapatan negara," jelasnya.
Materi yang diberikan meliputi identifikasi pita cukai palsu, prosedur operasi gabungan, dan tindak lanjut penindakan sesuai UU No. 11 Tahun 1995 tentang Cukai yang telah diubah.
Para peserta Peningkatan Kapasitas Aparatur terkait Pelaksanaan Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal BKO (Foto Sholahudin/ susilo/ ketik.com)
Pihak Bea Cukai Sidoarjo menegaskan sinergi dengan Satpol PP penting. "Satpol PP paling sering turun ke lapangan. Dengan kapasitas yang mumpuni, pemberantasan BKO bisa lebih cepat dan tepat sasaran," ujar perwakilan Bea Cukai.
Setelah pelatihan, Satpol PP Kota Mojokerto akan mengintensifkan patroli dan operasi gabungan ke toko, warung, dan distributor di wilayah kota untuk menekan peredaran cukai ilegal.
Para peserta Peningkatan Kapasitas Aparatur terkait Pelaksanaan Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal BKO (Foto: Sholahudin/ susilo/ ketik.com)
Sementara itu, Walikota Mojokerto Ika Puspita dari (neng Ita)mengatakan, sebenarnya yang masih butuh itu adalah untuk kegiatan sosialisasi seperti gempur rokok ilegal, diarahkan semakin banyak manfaat yang bisa dirasakan oleh masyarakat tapi regulasinya dibatasi dengan 25 orang.
" Yang menyampaikan kalau sosialisasi semua, saya kira kan Satpol PP ini harus paham dari penggalian sendiri tapi kita sebenarnya butuh untuk disampaikan secara luas kepada masyarakat, "ujar neng Ita saat berikan sambutan dihadapan puluhan Satpol PP Kota Mojokerto. (*)
