KETIK, TULUNGAGUNG – Pemerintah Kabupaten Tulungagung bersama jajaran Kodim 0807/Tulungagung resmi memulai program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, memimpin langsung upacara pembukaan yang berlangsung di Lapangan Desa Pojok, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, Selasa, 13 Oktober 2026 pagi.
Pelaksanan TMMD Ke-130 di Desa Pojok mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, program lintas sektor ini ditujukan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perdesaan.
Dalam rangkaian upacara tersebut, pihak TNI menyampaikan laporan kesiapan dan target pelaksanaan TMMD ke-130. Program ini secara keseluruhan menerjunkan 150 personel gabungan.
Sedangkan anggaran yang dialokasikan mencapai lebih dari Rp4,7 miliar, yang bersumber dari dukungan PJU sebesar Rp338,3 juta serta APBD Kabupaten Tulungagung sebesar Rp4,428 miliar.
Selama pelaksanaan yang terbagi menjadi tahap Pra-TMMD (23 September – 12 Oktober 2026) dan tahap pelaksanaan utama (13 Oktober – 11 November 2026),
Satgas TMMD menyasar sejumlah pembangunan fisik dan non-fisik yakni Pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1.373 meter dengan lebar 4 meter dan ketebalan 20 cm.
Rehab 8 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembenahan 1 unit musala, pembangunan 1 unit toilet umum (4 bilik), 8 unit fasilitas jambanisasi, instalasi air bersih (Irpam) di 5 titik, serta aksi penanaman pohon.
Selain itu layanan pengobatan gratis, khitanan massal, posyandu dan imunisasi, pelatihan UMKM, pelayanan KB, penyaluran bantuan makanan tambahan untuk penanganan stunting, donor darah, hingga penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara.
Dalam sambutannya, Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin menegaskan bahwa TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat serta bentuk penguatan nilai-nilai gotong royong.
"TMMD bukan sekadar kegiatan pembangunan fisik semata, melainkan momentum untuk membangkitkan semangat kemandirian masyarakat dalam mengelola potensi desanya," ucapnya.
Program ini sejalan dengan Asta Cita pemerintah pusat dalam membangun Indonesia dari desa dan dari bawah guna meratakan perekonomian serta mengentaskan kemiskinan," tegas Ahmad Baharudin.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada jajaran TNI dan masyarakat Desa Pojok atas kolaborasi yang terjalin dengan harmonis.
Pihaknya berharap seluruh pekerjaan dapat terselesaikan tepat waktu dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan akses pendidikan, kesehatan, serta perekonomian warga lokal.
Upacara pembukaan ditandai secara resmi saat Plt Bupati Tulungagung membacakan pernyataan pembukaan TMMD ke-130, dengan di tandai pemukulan gong sebanyak 7 kali dengan disambut tepuk tangan riuh dari seluruh peserta upacara dan tamu undangan yang hadir.
Hadir mendampingi Plt Bupati Tulungagung, Dandim 0807 Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., Perwakilan Korem Madiun. (*)
