Muncul Plh Kajari Tuban Abdul Rasyd di Tengah Hilangnya Supardi Usai Viral Video Diduga Penggeledahan

2 Juli 2026 12:37 2 Jul 2026 12:37

Ahmad Istihar, Mustopa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Muncul Plh Kajari Tuban Abdul Rasyd di Tengah Hilangnya Supardi Usai Viral Video Diduga Penggeledahan

Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Tuban (Foto : Instragram Kejarituban)

KETIK, TUBAN – Polemik video yang diduga memperlihatkan penggeledahan di rumah dinas Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tuban, Supardi belum juga reda.

Di tengah ramainya sorotan publik terhadap Korps Adiyaksa Tuban, Kejaksaan Negeri Tuban justru mengunggah foto Abdul Rasyd sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kejaksaan Negeri Tuban.

Unggahan akun resmi Instagram @kejarituban itu langsung memicu spekulasi. Sebab sejak video viral beredar, sosok Kajari Supardi bersama sejumlah pejabat inti Kejari Tuban tidak lagi terlihat di kantor.

Pantauan wartawan, selain Kajari Supardi, tiga pejabat yang juga sulit ditemui yakni Kasi Pidum, Jaksa Penuntut Umum, dan Kasubag Bin, serta pejabat yang bertugas di lingkungan Kajari Tuban.

"Tidak ada penggeledahan," ungkap Jaksa Penuntut Umum, US kepada Ketik.com, Rabu 1 Juli 2026

Namun sejumlah awak media yang datang ke kantor Kajari Tuban telah menunggu hampir tiga jam pada Rabu, 1 Juli 2026, untuk meminta klarifikasi.

Meski dipersilakan menunggu di lobi, tidak ada satu pun pejabat di Kantor Kajari Tuban yang muncul memberikan keterangan. 

"Mohon maaf mas, bisa ditunggu dulu. Ini sudah saya sampaikan. Mohon tunggu ya," ujar salah seorang petugas saat ditanya keberadaan para pejabat teras Kejari Tuban.

Ketidakhadiran Kajari Supardi dan pejabat Kejari lainnya, juga terlihat kala peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Tuban, Rabu 1 Juli 2026.

Padahal biasanya unsur Forkopimda Bumi Wali hadir lengkap. Absennya Kajari semakin menambah tanda tanya publik, terlebih belum ada penjelasan resmi soal video viral di media sosial perihal adanya penggeledahan Kajati Jatim terhadap rumah jajaran di bawahnya tersebut.

Sebelumnya, Kepala Seksi Intelijen Kejari Tuban, Stephen Dian Palma, membantah keras isu penggeledahan oleh Kejati Jatim. Ia menyebut keramaian di rumah dinas Kajari malam itu hanya kunjungan biasa ke rumah pimpinan.

"Tidak, bukan penggeledahan," klaim Palma.

Stephen Dian Palma juga membantah kabar bahwa Kajari bersama jajaran anggota Kejari Tuban diperiksa Kejati Jatim. Menurutnya, keberangkatan Kajari ke Surabaya hanya untuk inspeksi rutin di Kejati Jatim.

Sementara unggahan Instagram Kejari Tuban untuk ucapan Dirgahayu Bhayangkara ke-80 justru menampilkan Abdul Rasyd dengan keterangan resmi sebagai Plh Kepala Kejaksaan Negeri Tuban.

Munculnya jabatan Plh ini membuat publik mempertanyakan status Supardi. Apakah sudah dinonaktifkan, dimutasi, atau masih menjabat definitif. 

Hingga berita diturunkan, belum ada keterangan resmi Kejaksaan Agung maupun Kejati Jatim perihal dasar penunjukan Abdul Rasyd sebagai Plh maupun status jabatan Kajari definitif di bumi Ronggolawe.

Video viral yang beredar luas memang dikaitkan dugaan penggeledahan rumah dinas Kajari Tuban.

Isunya terkait penyelidikan dugaan suap penanganan perkara tambang ilegal dengan menyeret terdakwa mantan anggota DPRD Tuban berinisial CK. Namun, dugaan ini telah dibantah pihak Kejari Tuban.

Kasi Intel Stephen Dian Palma juga belum memberikan tanggapan lanjutan saat dikonfirmasi mengenai penunjukan Abdul Rasyd sebagai Plh Kajari Tuban. Termasuk keberadaan Kajari Tuban Supardi.(*)

Tombol Google News

Tags:

Kajarituban Supardi Kejaksaan negeri Tuban Kejati Jatim Hukum kriminal Tambang Tuban