KETIK, MALANG – Komsi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang telah melakukan upaya antisipasi agar insiden yang dialami oleh petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) pada Pemilu 2019 tak terulang kembali.
Pada pelaksanaan Pemilu 2019 lalu terjadi insiden dimana 894 petugas meninggal dunia. Tak hanya itu terdapat 5.175 petugas yang sakit.
Ketua KPU Kota Malang, Aminah Asminingtyas menjelaskan langkah antisipasi dilakukan sesuai dengan PKPU nomor 25 tahun 2023. Salah satu yang menjadi sorotan ialah batas usia maksimal bagi penerimaan anggota KPPS ialah 55 tahun.
"Sudah diantisipasi terkait usia, kalau bisa maksimal 55 tahun. Hal ini dalam bentuk usia supaya petugas tidak kelelahan," jelas Aminah Jumat (2/2/2024).
Melakukan pemeriksaan kesehatan dan juga mengantongi surat keterangan sehat dijadikan sebagai salah satu persyaratan penerimaan petugas KPPS. Hal tersebut untuk memastikan dan mengetahui riwayat kesehatan petugas.
"Paling tidak bisa menggambarkan kesehatan masing-masing orang, tidak komorbid. Ternyata yang meninggal rata-rata menurut research dari UGM, mereka ada komorbid dan akibat usia, kelelahan bekerja yang terus menerus," lanjutnya.
Saat ini petugas KPPS juga telah dipermudah dengan Sistem Informasi Rekapitulasi Elektronik (Sirekap). Melalui aplikasi ini petugas KPPS akan dibantu terkait sarana informasi proses dan hasil perhitungan suara.
"Formulir C hasil yang plano itu langsung bisa terkoneksi dengan aplikasi sirekap," pungkas Aminah. (*)
KPU Kota Malang Lakukan Antisipasi Insiden Pemilu 2019 yang Dialami Petugas KPPS
2 Februari 2024 07:00 2 Feb 2024 07:00
Lutfia Indah, Muhammad Faizin
Redaksi Ketik.com
Ketua KPU Kota Malang, Aminah Asminingtyas. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)
Tags:
KPU Kota Malang Kota Malang anggota KPPS KPPS Insiden Pemilu 2019 pemilu2024Baca Juga:
Blusukan hingga Tingkat RT, PSI Jatim Panaskan Mesin Politik Jelang PemiluBaca Juga:
Bulu Mengilap dan Mata Berbinar, 3.502 Hewan Kurban Kota Malang Dipastikan SehatBaca Juga:
Fakta Baru Pembacokan Pedagang Ayam di Madyopuro Malang: Tersangka Residivis, Sering Bikin Onar dan MabukBaca Juga:
Rekomendasi 3 Kopitiam Hits di Kota Malang, Pas Buat Tempat Nongkrong dan SarapanBaca Juga:
Dalami Pembobolan Toko HP di Kota Malang, Polisi Kantongi Bukti Rekaman CCTVBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
25 Mei 2026 20:00
Bulu Mengilap dan Mata Berbinar, 3.502 Hewan Kurban Kota Malang Dipastikan Sehat
25 Mei 2026 16:00
BI Malang Cetak Juru Sembelih Halal Bersertifikat Melalui Si JULES dan Qurbania
25 Mei 2026 15:32
Orang Tua Jangan Khawatir! Anak Usia di Bawah 7 Tahun Tetap Bisa Masuk SD Negeri Kota Malang
25 Mei 2026 14:17
Tak Perlu Risau! Anak Belum Bisa Calistung Tetap Diterima Masuk SD saat SPMB Kota Malang
25 Mei 2026 12:46
Ini Daya Tampung dan Persaingan SPMB Jenjang SMP Negeri di Kota Malang, Kecamatan Sukun Paling Sengit!
23 Mei 2026 16:00
Ada Upacara Ritual Yadnya Kasada! Wisata Gunung Bromo Tutup Selama 30 Mei -2 Juni 2026
Trending
Kepala SD di Pemalang Tahan Tangis Usai Terima SK Penugasan, Praktisi Hukum: Jangan Jadikan ASN Korban Kebijakan
Ratusan Guru dan Kepsek Pemalang Terima SK Penugasan, Sejumlah Kepala SD Kecewa Dipindah Jauh dari Domisili
SPMB Kota Malang Memanas! Ribuan Siswa Tak Bisa Masuk Sekolah Negeri
Kandidat Komisaris dan Direksi BPR Delta Artha serta PT Aneka Usaha Diumumkan, Ini Nama-Nama Mereka
