Komisi V DPR RI Novita dan Cipta Karya Turunkan Bantuan IBM di Cilacap

Mulai Pamsimas, Sanitasi hingga Program Air Bersih

30 Juli 2026 09:15 30 Jul 2026 09:15

Nani Ekowati, Rahmat Rifadin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Komisi V DPR RI Novita dan Cipta Karya Turunkan Bantuan IBM di Cilacap

Komisi V DPR RI Novita Wijayanti dan Cipta Karya turunkan program Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) di Cilacap sebanyak 44 titik. (Foto: Nani Eko/ketik.com)

KETIK, CILACAP – Secara langsung menyasar ke masyarakat di Kabupaten Cilacap dan Banyumas, anggota Komisi V DPR RI Novita Wijayanti telah menyiapkan kegiatan Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) di Dapilnya Cilacap dan Banyumas di 2026 ini.

Adapun Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) ini, merupakan program Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum (PU), kolaborasi dengan Komisi V DPR RI.

Program pembangunan infrastruktur dasar yang dikerjakan langsung oleh kelompok warga ini, tersebar di sejumlah wilayah sasaran, dan di bawah naungan Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan Jawa Tengah.

Tujuan utama IBM adalah meningkatkan kesejahteraan sosial-ekonomi, memberdayakan warga dan menyediakan infrastruktur dasar yang tepat sasaran.

Adapun bantuan yang diturunkan Kementerian PU melalui Ditjen Cipta Karya Kementerian PU atas gagasan dari Novita Wijayanti ini ke Cilacap antara lain, SANIMAS, PAMSIMAS hingga Jalan Penghubung dan TPS 3R atau pengolahan sampah.

"Ada beberapa yang turun di dapil saya ada SANIMAS, PAMSIMAS, kemudian Jalan Penghubung, TPS 3R (pengolahan sampah) dan beberapa lainnya," ujar Novita saat ditemui usai membuka kegiatan Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan IBM Bidang Cipta Karya TA.2026 di Aula Bappeda Cilacap, Rabu, 29 Juli 2026.

Pihaknya saat ini juga tengah mengusulkan TPS 3R (pengolahan sampah) di sejumlah titik, salah satunya di Kecamatan Sidareja dan SPAM di dua wilayah yakni Kecamatan Patimuan dan Kedungreja.

"Kalau di Bidang Cipta Karya itu ada tentang air juga ada air bersih, air minum dan lain sebagainya yang langsung bersentuhan dengan masyarakat," ungkap Novita.

"Karena programnya sudah turun, sedang di proses di bawah, maka dari itu hari ini ada Rakor Pelaksanaan Kegiatan IBM Bidang Cipta Karya," lanjut Legislator dari Fraksi Gerindra ini.

Dalam kesempatan itu, Novita berpesan ke seluruh penerima manfaat dari program tersebut agar pembangunan disesuaikan dengan anggaran yang ada.

"Tadi hadir para Kades dan para penerima manfaat lainnya, ada Madrasah juga, lalu Pondok Pesantren juga ada, terkait MCK-nya berharap pembangunan dilaksanakan sesuai anggaran yang ada," katanya.

Selain itu, pembangunan harus sesuai spek dan standar yang telah ditetapkan. "Jadi 

tidak ada kesalahan-kesalahan. Semoga bisa memberikan manfaat yang maksimal kepada semua penerima manfaat," ujar Novita.

Sementara itu, Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan Jawa Tengah, Nanda Lasro Elisabet Sirait mengungkapkan kegiatan infrastruktur berbasis masyarakat (IBM) di Cilacap, tersebar di sejumlah wilayah.

"PAMSIMAS ada di 12 lokasi, lalu SANIMAS 9 lokasi, Sanitasi LPK 10 lokasi, TPS 3R (pengolahan sampah) 1 lokasi dan Jalan Penghubung ada di 9 lokasi," bebernya.

Adapun TPS 3R (pengolahan sampah) dan normalisasi di wilayah Banyumas, tersebar di sejumlah wilayah. "Alhamdulillah selama ini tidak ada kendala, karena kita selalu berkoordinasi dengan Ibu Novita, Pemda, stakeholder, dan masyarakat penerima manfaat seperti kegiatan Rakor hari ini," ungkap Nanda.

"Tujuannya itu agar semakin paham apa programnya, dan tugas yang dijalankan oleh masing-masing. Nanti setelah terbangun, Pemda lah yang akan mengawal terkait pemeliharannya. Sehingga manfaatnya itu dapat dirasakan lebih lama," lanjutnya.

Nanda menyebut sasaran Program IBM ini sesuai dengan target, dan tahun ini kuota sudah terpenuhi, berdasarkan skala prioritas.

"Intinya sesuai dengan kebutuhan yang ada di lapangan. Dan anggaran yang ada saat ini itu sebenarnya sangat terbatas. Namun kita berupaya optimalkan demi kepentingan masyarakat, khususnya di Cilacap," pungkasnya.

Program tersebut melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenang pendamping, dan masyarakat.

Nanda berharap program IBM Tahun Anggaran 2026 ini dapat terlaksana tepat sasaran, tepat mutu, tepat biaya dan tepat waktu, sekaligus mendukung percepatan peningkatan akses air minum dan sanitasi yang aman bagi masyarakat.

Turut hadir, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, David Ishaq Aryadi, Wakil Ketua DPRD Cilacap Suyatno, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Cilacap Purwati, OPD, Kepala Desa dan pendamping program. (*)

Tombol Google News

Tags:

Kementerian PU Novita Wijayanti DPR RI Cipta karya BERITA CILACAP