KETIK, BANGKALAN – Suasana Minggu pagi di Pendopo Bupati Bangkalan tampak lebih semarak. BPJS Ketenagakerjaan menggelar kegiatan Gebyar BPJS Ketenagakerjaan bersama Ibu Bupati Bangkalan Lutfiyana Lukman Hakim dan jajaran ibu-ibu PKK, Minggu 30 Agustus 2026
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga dan silaturahmi, tetapi juga dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperkuat edukasi mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan senam bersama yang diikuti peserta dengan penuh antusias. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi berbagai program BPJS Ketenagakerjaan serta layanan pendaftaran kepesertaan bagi masyarakat yang belum terlindungi.
Kehadiran Ibu Bupati Lutfiyana Lukman Hakim memberikan warna tersendiri dalam kegiatan tersebut. Bersama ibu-ibu PKK, kegiatan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kebersamaan.
Melalui sosialisasi ini, PPS Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Madura, Diny Firmani Rahma mengajak masyarakat untuk tidak menganggap perlindungan jaminan sosial sebagai sesuatu yang baru dibutuhkan ketika terjadi musibah. Justru, perlindungan tersebut penting dipersiapkan sejak dini untuk memberikan rasa aman bagi pekerja dan keluarganya.
“Jaminan sosial ketenagakerjaan ini penting karena risiko dalam bekerja bisa terjadi kapan saja. Karena itu, kami terus melakukan sosialisasi agar masyarakat semakin memahami manfaat dan pentingnya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.
Selain sosialisasi, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk melakukan pendaftaran kepesertaan secara langsung. Dengan demikian, kegiatan Gebyar tidak berhenti pada edukasi, tetapi juga memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan perlindungan.
Tak hanya digelar di Pendopo Bupati, rangkaian kegiatan BPJS Ketenagakerjaan juga menyasar lingkungan gereja. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan edukasi dan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada berbagai kelompok masyarakat.
Diny berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Dengan semakin banyak masyarakat yang terlindungi, diharapkan kesadaran akan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan juga semakin kuat.
“Harapannya, semakin banyak masyarakat yang sadar bahwa perlindungan jaminan sosial merupakan kebutuhan, bukan sekadar pilihan. Dengan menjadi peserta, pekerja maupun keluarganya memiliki perlindungan ketika menghadapi risiko pekerjaan,” pungkasnya.
Hal senada disampaikan Ibu Bupati Bangkalan Lutfiyana Lukman Hakim, bahwa BPJS Ketenagakerjaan ini sangat penting untuk memberikan perlindungan kepada para pekerja. Kita tidak pernah tahu risiko yang mungkin terjadi dalam menjalankan pekerjaan, sehingga perlindungan jaminan sosial harus dipersiapkan sejak awal,” ujar Lutfiyana.
Ia juga menyampaikan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya memberikan manfaat bagi pekerja, tetapi juga memberikan rasa aman bagi keluarga.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Bangkalan, termasuk ibu-ibu PKK dan para pekerja di berbagai sektor, untuk memahami pentingnya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Ini bukan hanya tentang perlindungan saat bekerja, tetapi juga bentuk kepedulian kita terhadap masa depan keluarga,” katanya.
Ia berharap sosialisasi yang dilakukan BPJS Ketenagakerjaan dapat terus diperluas sehingga semakin banyak masyarakat yang memahami manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Harapan kami, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Bangkalan semakin luas. Jangan menunggu sampai terjadi risiko baru kita menyadari pentingnya perlindungan. Lebih baik kita mempersiapkan sejak sekarang,” pungkasnya.
Seluruh rangkaian Gebyar BPJS Ketenagakerjaan berjalan lancar dan mendapat sambutan positif dari peserta. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Kabupaten Bangkalan. (*)
Gebyar BPJS Ketenagakerjaan Cabang Madura Sasar Komunitas Perempuan Dan Jemaat Gereja
30 Agustus 2026 16:30 30 Agt 2026 16:30
Ismail Hasyim, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Ibu Bupati Bangkalan Lutfiyana Lukman Hakim saat ikut memberikan pemahaman pada Ibu - Ibu PKK terkait pentingnya kepesertaan Bpjs Ketenagalerjaan. (Foto: Ismail Hs/Ketik.com)
Tags:
BPJS Ketenagakerjaan Ibu Bupati Ibu-ibu PKKBaca Juga:
4.543 Kasus Pekerja Pacitan Tercover BPJS Ketenagakerjaan, Total Klaim Rp37 MiliarBaca Juga:
BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Media Jatim Perluas Perlindungan Pekerja InformalBaca Juga:
Peringati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, BPJS Ketenagakerjaan Madura Edukasi Warga Handoko NilamBaca Juga:
BPJS Ketenagakerjaan Cabang Madura Edukasi 4.200 Mahasiswa Baru UTMBaca Juga:
Serentak di Indonesia, BPJS Ketenagakerjaan Dorong Penerima Manfaat Kembali Berdaya melalui Program PEKABerita Lainnya oleh Ismail Hasyim
30 Agustus 2026 16:30
Gebyar BPJS Ketenagakerjaan Cabang Madura Sasar Komunitas Perempuan Dan Jemaat Gereja
27 Agustus 2026 11:48
Aset Eks BPWS Dihibahkan ke Bangkalan, IPA Berkapasitas 100 Liter per Detik Siap Dioptimalkan
24 Agustus 2026 18:30
DPRD Bangkalan Mulai Bahas Raperda Pembangunan Industri 2026–2046
24 Agustus 2026 12:35
Gelar Musancab, PKB Bangkalan Perkuat Konsolidasi Partai hingga Tingkat Ranting
24 Agustus 2026 12:05
Peringati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, BPJS Ketenagakerjaan Madura Edukasi Warga Handoko Nilam
.png)