Dispertan Trenggalek Juara Dua OPD Inovatif, Usung Inovasi Banyu Langit

29 Oktober 2026 18:56 29 Okt 2026 18:56

Agus Riyanto, Mustopa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Dispertan Trenggalek Juara Dua OPD Inovatif,  Usung Inovasi Banyu Langit

Kepala Dispertan Trenggalek, Imam Nurhadi (ketiga dari kiri) saat menerima piagam penghargaan di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Kamis 29 Oktober 2026 (foto: Agus Riyanto/Ketik.com)

KETIK, TRENGGALEK – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertan) Trenggalek berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan menyabet juara dua Khatulistiwa kategori Organisasi Perangkat Daerah (OPD) inovatif. Gelar juara tersebut di raih pada perlombaan yang bertajuk TGX Tresno.

Kepala Bidang Prasarana, Sarana, dan Perlindungan Tanaman, Ririn Indriani menjelaskan, pada acara TGX Tresno Dispertan mengusung inovasi dengan judul Banyu Langit.

Banyu Langit merupakan perangkat yang sederhana yang memanfaatkan lingkungan sekitar yang banyak mengandung uap-uap udara. Kemudian kita berusaha menangkap uap udara tersebut ke dalam sebuah alat Bantu Langit dan sistem kerjanya berdasarkan perbedaan suhu.

"Jadi di dalam alat tersebut suhunya rendah, kemudian dimanfaatkan udara sekitar yang lebih tinggi, terjadi perbedaan suhu, sehingga uap-uap air itu menempel di Banyu Langit," katanya kepada Ketik.com, Kamis 29 Oktober 2026.

Selanjutnya, ada kipas dari belakang dan bisa mencairkan, dengan asumsi karena suhunya tinggi maka kemudian dicairkan menjadi tetes-tetes air yang ditampung.

"Dalam produksi 1 jam estimasinya bisa mendapatkan 4 hingga 5 liter air. Nah kalau dalam satu hari ya tinggal mengalikan saja," ujarnya.

Ririn menegaskan, salah satu manfaat dari Banyu Langit adalah membantu para petani saat musim seperti kemarin, yakni El Nino yang cukup panjang di Indonesia.

Selain itu, para petani hortikultura setidaknya bisa digunakan untuk mengairi tanamannya, karena di musim kemarau sangat kesulitan mendapatkan air.

"Nanti kedepan Dispertan akan terus berinovasi. Insyaallah," ungkapnya.

Ia menuturkan, sebagai langkah awal, pihaknya akan terus mengembangkan Banyu Langit secara berkelanjutan dan tidak berhenti sampai di sini.

"Awalnya Banyu Langit kan dari listrik, sekarang kita kembangkan menggunakan tenaga Surya," tandasnya.

Ia mengakui, tidak menutup kemungkinan di masa yang akan datang akan ada pengembangan-pengembangan lain. Mungkin dibuat dengan skala lebih besar agar bisa dikonsumsi oleh masyarakat dan tidak hanya untuk pertanian saja.

"Banyu Langit juga dipakai di tempat bencana saat mendapatkan air bersih mengalami kesulitan," paparnya.

Ia berharap, kedepan Dispertan bisa lebih optimal dalam melakukan inovasi. Salah satunya dari sisi budidaya pertanian serta sisi-sisi lain.

"Yang jelas Dispertan akan terus berinovasi agar bisa membawa manfaat bagi masyarakat Trenggalek," tegasnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

Berita Terkini Trenggalek Dispertan Juara Dua Banyu Langit Tgx