Bupati Pacitan Tak Ingin Pancasila Hanya Jadi Hiasan Dinding, Berikut Pesannya

1 Juni 2026 13:55 1 Jun 2026 13:55

Al Ahmadi

Editor
Thumbnail Bupati Pacitan Tak Ingin Pancasila Hanya Jadi Hiasan Dinding, Berikut Pesannya

Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji (depan berjas putih) memimpin upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Pendopo Kabupaten Pacitan, tampak bersama sejumlah jajaran Forkopimda. Bupati mengajak masyarakat menjadikan Pancasila sebagai nilai yang hidup dalam kehidupan sehari-hari, Senin, 1 Juni 2026. (Foto: Prokopim Pacitan)

KETIK, PACITAN – Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji mengingatkan agar Pancasila tidak boleh hanya menjadi simbol yang terpajang di dinding kantor atau sekadar materi yang dibaca dalam buku sejarah.

Pesan tersebut disampaikan Bupati saat memimpin upacara bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Pendopo Kabupaten Pacitan, Senin, 1 Juni 2026. 

Bupati Aji menegaskan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila harus terus hidup dan menjadi pedoman dalam setiap aspek kehidupan masyarakat, terutama di tengah perubahan sosial dan perkembangan teknologi yang semakin pesat.

“Nilai-nilai luhur Pancasila jangan hanya sekadar menjadi hiasan dinding kantor atau teks di buku sejarah. Namun, senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa,” katanya membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi.

Menurutnya, tantangan bangsa saat ini bukan hanya menjaga eksistensi Pancasila sebagai dasar negara, tetapi memastikan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya benar-benar diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Karena itu, Bupati mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup atau living ideology

Dengan begitu, nilai-nilai seperti gotong royong, toleransi, persatuan, dan keadilan sosial tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga diterapkan dalam tindakan nyata.

“Mari teguhkan kembali komitmen kebangsaan kita. Kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas, bersatu dalam keberagaman, dan kuat karena nilai kemanusiaannya,” ujarnya.

Bupati juga menilai Pancasila tidak hanya penting bagi keutuhan Indonesia, tetapi memiliki nilai universal yang relevan untuk mewujudkan perdamaian dunia.

Hal itu sejalan dengan tema Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, yakni “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.

Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila berlangsung khidmat dan diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten Pacitan, pimpinan organisasi perangkat daerah, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Melalui momentum tersebut, Pemerintah Kabupaten Pacitan berharap semangat Pancasila tidak hanya diperingati setiap 1 Juni, tetapi terus menjadi pedoman dalam membangun daerah dan memperkuat karakter kebangsaan masyarakat.(*)

Tombol Google News

Tags:

Indrata Nur Bayuaji Yudian Wahyudi Hari Lahir Pancasila Pancasila BPIP PEMERINTAH KABUPATEN PACITAN pendopo Pacitan generasi muda ideologi pancasila perdamaian dunia Berita pacitan Info Pacitan