KETIK, LAMONGAN – Angin puting beliung menerjang tiga desa di wilayah Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan, pada Jumat, 30 Oktober 2026 sekitar pukul 14.20 WIB. Musibah ini merusak sejumlah bangunan, mulai dari tempat usaha hingga rumah warga.
Lokasi yang terdampak diterjang angin kencang ini meliputi Desa Kawistolegi, Desa Sonoadi, dan Desa Sungelebak.
Kerusakan cukup parah terjadi di Dusun Kawisto, Desa Kawistolegi. Di lokasi tersebut, angin puting beliung menerbangkan atap gudang penggilingan padi milik warga yang disewa oleh PT JMS. Atap bangunan yang terlepas itu kemudian jatuh menimpa tiga rumah warga di sekitarnya.
Sementara di lokasi lain, angin kencang merusak atap sebuah warung makan di Desa Sonoadi. Kerusakan serupa juga melanda tempat usaha Warung Makan Nasi Kuthuk yang berada di Desa Sungelebak.
Menerima informasi bencana tersebut, Kapolsek Karanggeneng Iptu Sofian Ali bersama anggota dan Forkopimcam Karanggeneng langsung mendatangi lokasi kejadian. Petugas melakukan pengecekan lapangan sekaligus berkoordinasi dengan pihak PT JMS, para pemilik rumah, serta pemilik warung yang terdampak.
Berdasarkan pendataan sementara, total kerugian materiil akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai Rp52 juta. Rincian kerugian di Desa Kawistolegi ditaksir sebesar Rp27 juta, Desa Sonoadi sekitar Rp15 juta, dan Desa Sungelebak sekitar Rp10 juta.
Kapolsek Karanggeneng melalui Kasihumas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid menyampaikan bahwa jajaran Polsek Karanggeneng bersama Forkopimcam segera bergerak setelah menerima laporan dari warga untuk memastikan kondisi di lapangan.
"Alhamdulillah, anggota bersama Forkopimcam telah mendatangi seluruh lokasi kejadian dan melakukan koordinasi dengan warga maupun pemilik bangunan yang terdampak." jelasnya.
Selain meninjau lokasi, pihak kepolisian meminta masyarakat tetap siaga menghadapi ancaman cuaca buruk.
"Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama angin kencang dan hujan lebat yang dapat terjadi sewaktu-waktu." lanjutnya.
Guna mengantisipasi dampak bencana lebih lanjut, Polres Lamongan mengajak warga meningkatkan kewaspadaan dan menjaga keselamatan lingkungan bersama.
"Segera laporkan apabila terjadi bencana atau keadaan darurat melalui Call Center Polri 110 agar dapat segera ditindaklanjuti." tandasnya.(*)
