Alun-Alun Rangkasbitung Ditata, Sejumlah Fasilitas Baru Dibangun pada Tahap 2026

14 September 2026 21:16 14 Sep 2026 21:16

Abdul Kohar

Editor
Thumbnail Alun-Alun Rangkasbitung Ditata, Sejumlah Fasilitas Baru Dibangun pada Tahap 2026

Pekerja memasang paving block pada salah satu sisi kawasan Alun-Alun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Senin (14/9/2026). (Foto : Cipta Karya DPUPR Lebak)

KETIK, LEBAK – Penataan kawasan Alun-Alun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, terus dilakukan melalui pekerjaan tahap 2026. Sejumlah fasilitas dan elemen pendukung kawasan publik tersebut disiapkan untuk meningkatkan kenyamanan, keamanan, sekaligus memperkuat fungsi alun-alun sebagai ruang terbuka masyarakat.

Kepala Bidang Cipta Karya pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Lebak, Diana, mengatakan pekerjaan tahap 2026 mencakup berbagai kegiatan pembangunan dan penataan, mulai dari infrastruktur pedestrian hingga fasilitas rekreasi dan ruang publik.

"Untuk pekerjaan tahap 2026 di Alun-Alun Rangkasbitung, ada beberapa kegiatan yang kita laksanakan. Di antaranya pembangunan toilet, pemasangan paving block, rubber flooring di area bermain anak, WPC decking untuk taman baca, perbaikan planter box, pagar rantai, tugu lampu dari arah Multatuli, serta penataan taman di depan Setwan dan RSUD,” kata Diana kepada wartawan, Senin (14/9/2026).

Menurut Diana, penataan juga mencakup sejumlah titik lain yang menjadi bagian penting dari wajah kawasan Alun-Alun Rangkasbitung. Di antaranya pembangunan planter box sepanjang area seberang Masjid Agung, pemasangan pagar di kawasan tribun, hingga penataan empat pintu masuk atau gate alun-alun.

"Selain itu, ada planter box sepanjang seberang Masjid Agung, pagar di areal tribun alun-alun, lantai granit motif di empat gate alun-alun, kemudian pylon sign di area tribun. Kita juga menyiapkan bollard bola, lampu taman, kursi taman dan pekerjaan pendukung lainnya,” ujarnya.

Diana menjelaskan, salah satu pekerjaan yang saat ini terlihat di lapangan adalah pemasangan paving block pada jalur pedestrian di kawasan alun-alun. Pekerjaan tersebut menjadi bagian dari upaya memperbaiki kualitas area pejalan kaki sekaligus mempercantik tampilan kawasan.

"Pemasangan paving block ini merupakan salah satu bagian dari penataan kawasan. Harapannya, pedestrian menjadi lebih nyaman digunakan masyarakat dan secara keseluruhan kawasan alun-alun terlihat lebih tertata,” katanya.

Ia menambahkan, penataan tidak hanya berorientasi pada aspek fisik dan estetika, tetapi juga diarahkan untuk melengkapi fungsi alun-alun sebagai ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat dari berbagai kalangan.

Dengan adanya fasilitas seperti area bermain anak, taman baca, kursi taman, penerangan, pedestrian, serta elemen lanskap lainnya, kawasan tersebut diharapkan semakin nyaman untuk menjadi tempat masyarakat beraktivitas, berolahraga, bersantai maupun berkumpul.

"Intinya, pekerjaan ini merupakan bagian dari upaya penataan dan peningkatan fasilitas Alun-Alun Rangkasbitung agar lebih nyaman, aman dan representatif bagi masyarakat. Kita berharap setelah seluruh pekerjaan selesai, masyarakat bisa semakin menikmati kawasan ini sebagai ruang publik bersama,” tutur Diana.

Penataan Alun-Alun Rangkasbitung tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas ruang terbuka publik. Kehadiran fasilitas yang lebih baik diharapkan dapat mendukung aktivitas masyarakat sekaligus memperkuat alun-alun sebagai salah satu ruang publik utama di pusat Kabupaten Lebak. (*)

 

 

 

Tombol Google News

Tags:

Alun-alun Rangkasbitung Penataan Alun Alun Rangkasbitung DPUPR Lebak Ruang Publik Lebak Fasilitas Alun Alun Rangkasbitung Taman Kota Rangkasbitung Pedestrian Rangkasbitung