280 Anak Ikuti Khitan Massal, Gotong Royong Pemkot Surabaya Wujudkan Generasi Sehat dan Berakhlak

16 Agustus 2026 15:29 16 Agt 2026 15:29

Sutejo Rc, Mustopa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail 280 Anak Ikuti Khitan Massal, Gotong Royong Pemkot Surabaya Wujudkan Generasi Sehat dan Berakhlak

Peserta melakukan registrasi sebelum pelaksanaan khitan. (Foto: Kominfo Surabaya for Ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), dan Bangga Surabaya Peduli (BSP).

Sebanyak 280 anak mengikuti khitan massal bertajuk “Bersama Mewujudkan Generasi Sehat, Ceria, dan Berakhlak” di Gedung Wanita, Jalan Kalibokor Sabtu, 15 Agustus 2026.

Menariknya, layanan sosial tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi anak Muslim. Sebanyak 10 anak non-muslim juga mengikuti program yang menjadi bagian dari semangat kepedulian dan gotong royong dalam membangun Kampung Pancasila. Sementara 270 peserta lainnya merupakan anak Muslim.

Kegiatan dibuka langsung Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Didampingi Ketua TP-PKK Surabaya Rini Indriyani, Eri kemudian meninjau pelaksanaan khitan dan menyapa para peserta untuk memberikan semangat.

Eri mengatakan, khitan massal tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah dan berbagai elemen masyarakat terhadap warga yang memiliki keterbatasan biaya.

“Ada seorang bapak yang cerita, anaknya ingin sunat sejak kelas 3 SD, tetapi baru terealisasi di kelas 4 karena terkendala biaya. Melalui kolaborasi DWP, Baznas, dan Bangga Surabaya Peduli, alhamdulillah kegiatan gratis ini bisa terlaksana,” ujar Eri seusai acara.

Foto Walikota Surabaya Eri Cahyadi saat wawancara dengan peserta khitan massal. (Foto : Kominfo Surabaya for ketik.comWalikota Surabaya Eri Cahyadi saat wawancara dengan peserta khitan massal. (Foto: Kominfo Surabaya for Ketik.com)

Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak menjadi kekuatan penting dalam menghadirkan program sosial yang manfaatnya dapat dirasakan langsung masyarakat. Ia juga memberikan apresiasi kepada DWP Kota Surabaya yang dinilai menjadi salah satu ujung tombak dalam berbagai kegiatan sosial Pemkot Surabaya.

“Dharma Wanita ini adalah ujung tombak. Apakah Pemkot itu menjadi baik atau mengerjakan hal-hal yang baik, ujung tombaknya adalah istri-istri dari pegawai negeri di lingkungan Pemkot Surabaya,” tegasnya.

Suasana khitan massal sempat mencair ketika Eri berinteraksi dengan Akbar, siswa kelas 2 SDN Banyu Urip 3 Surabaya. Dengan polos, Akbar mengaku berani menjalani khitan karena ingin mendapatkan uang jajan.

Jawaban tersebut sontak mengundang tawa para undangan. Namun, di balik keberanian Akbar, Eri melihat ada peran penting orang tua, khususnya ayah, dalam membangun rasa percaya diri anak.

“Seorang anak itu bisa berinteraksi dan berani, pasti ada seorang ayah yang sering mendampingi dia. Di sinilah peran ayah untuk memberikan keberanian bagi seorang anak,” pesannya.

Dari sisi pelayanan, pelaksanaan khitan dilakukan oleh tim medis secara profesional. Pemkot Surabaya juga memastikan peserta mendapatkan pemeriksaan dan pengawasan kesehatan lanjutan (post-care) melalui puskesmas di wilayah masing-masing hingga masa pemulihan selesai.

“Kami berharap masyarakat bisa mendapatkan manfaatnya dan kepedulian sosial di Kota Surabaya bisa terus terjaga,” tandas Eri.

Ketua DWP Kota Surabaya Dameria Triana Ambuwaru mengatakan, khitan massal merupakan agenda tahunan yang digelar untuk membantu masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kesehatan anak sejak dini.

“Momentum kemerdekaan kami maknai bukan sekadar peringatan, tetapi juga kesempatan memperkuat semangat kepedulian dan gotong royong. Membangun generasi masa depan bukan hanya tentang pendidikan, melainkan juga memastikan mereka tumbuh dalam kondisi yang sehat,” ujarnya.

Dameria menjelaskan, kegiatan dimulai sejak pukul 06.30 WIB dengan melibatkan sekitar 105 tenaga medis dari RSUD dr. Soewandhie, RSUD Eka Candrarini (EC), dan Puskesmas Sukomanunggal.

Dengan dukungan tersebut, seluruh proses khitan terhadap 280 anak ditargetkan rampung pada siang hari.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat terus memberikan manfaat nyata, membantu meringankan beban orang tua, serta mencetak generasi muda Surabaya yang sehat jasmani, ceria, dan berkarakter mulia,” pungkas Dameria. (*)

Tombol Google News

Tags:

Khitan Massal Eri Cahyadi Humas Pemkot Suraby Berita Subaya Info Sirabaya