KETIK, MALANG – Mahasiswa yang tergabung dalam Tim Pengabdian Masyarakat Tematik (PMT) Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) melakukan skrining terhadal tumbuh kembang balita. Pengabdian menyasar siswa di Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.
Ketua Kelompok, Susanto Beni menjelaskan melalui kegiatan tersebut perkembangan anak dapat dideteksi sejak dini. Dengan demikian muncul kesadaran guru maupun orang tua terhadap tumbuh kembang anak.
"Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung upaya deteksi dini perkembangan anak sekaligus meningkatkan kesadaran guru dan orang tua akan pentingnya pemantauan tumbuh kembang sejak usia dini," ujarnya, Jumat, 31 Juli 2026.
Sebelum melakukan skrining, tim mahasiswa telah berkoordinasi dengan pihak sekolah. Skrining pun dilakukan dengan menyesuaikan usia anak.
"Pemeriksaan meliputi aspek perkembangan motorik kasar, motorik halus, kemampuan bahasa, serta kemampuan personal-sosial," lanjutnya.
Tim juga memberikan edukasi terhadap guru agar upaya preventif dapat dilamukan untuk mengetahui apabila terjadi keterlambatan pertumbuhan anak. Dengan demikian anak diharapkan mendapat stimulan maupun penanganan lanjutan.
"Masa balita merupakan periode emas pertumbuhan dan perkembangan. Melalui kegiatan skrining ini, kami berharap dapat membantu sekolah dan orang tua dalam memantau perkembangan anak sehingga apabila ditemukan adanya keterlambatan dapat segera dilakukan penanganan sedini mungkin," ujarnya.
Ia menyebut anak-anak pun menunjukkan antusiasme selama kegiatan pemeriksaan berlangsung. Terlebih kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kolaborasi positif antara dunia pendidikan dan perguruan tinggi.
"Anak-anak mengikuti setiap tahapan pemeriksaan dengan antusias dan didampingi oleh guru. Suasana yang interaktif dan ramah anak membuat proses skrining berjalan lancar sekaligus menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan bagi peserta didik," pungkasnya. (*)
