KETIK, MALANG – Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) merayakan Dies Natalis ke-25. Momen tersebut dijadikan sebagai ajang untuk memperkuat kiprah dan kontribusi terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) serta memacu prestasi mahasiswa.
Rektor Unitri, Dodi Wirawan Irawanto, menjelaskan bahwa kontribusi kampus terhadap SDGs telah lama diimbau oleh Kemenristekdikti. Terdapat beberapa parameter dan titik fokus yang dipilih oleh Unitri, mulai dari tanpa kemiskinan, pendidikan berkualitas, kemitraan untuk mencapai tujuan, kehidupan sehat dan sejahtera, hingga industri, inovasi, dan infrastruktur.
"Terbaru dari parameter penguatan institusi yang diterapkan oleh Kemenristekdikti. Sejauh mana institusi pendidikan tinggi berkontribusi terhadap SDGs," ujarnya, Minggu, 2 Agustus 2026.
Dalam mengimplementasikan kontribusi tersebut, Unitri kembali memacu kekuatan strategis di level nasional. Salah satunya dengan memacu prestasi mahasiswa, baik di bidang akademik maupun non-akademik.
"Saya yakin untuk mulai mengandalkan kekuatan strategis di level nasional. Saya berharap, dengan keterbatasan kita, didukung dalam tema hybrid yang baik, proper, apa yang kita cita-citakan dalam membangun Unitri dengan SDGs yang kita deklarasikan akan tercapai dengan baik," katanya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Dies Natalis ke-25 Unitri, Abd Rohman, menjelaskan Unitri juga memberikan beasiswa kepada sekitar 200 siswa dari berbagai sekolah. Beasiswa tersebut menjadi bagian dari upaya mencerdaskan kehidupan anak bangsa.
"Jadi, Unitri itu bekerja sama dengan beberapa sekolah, khususnya SD, MI, SMP untuk ikut berkontribusi mencerdaskan anak bangsa. Kriteria yang kami pilih adalah anak-anak asuh yang yatim, yatim piatu, dan keluarga dari tidak mampu," ujarnya.
Pemberian beasiswa tersebut rutin dilakukan oleh Unitri setiap tahunnya. Selain itu, program Kampung Hijau juga digelar dengan melibatkan wilayah RT di sekitar kampus.
"Kalau Kampung Hijau, kami minta ke semua RT untuk mendesain kampung masing-masing. Kemudian kami kasih kriteria, mulai dari estetika, keindahan, dan kepantasan. Baru tim panitia menilai seluruh peserta yang terlibat," sebutnya.
Rangkaian Dies Natalis ke-25 Unitri telah dimulai sejak bulan Juli 2026 lalu. Agendanya beragam, mulai dari turnamen bola voli, badminton tingkat SMA dan umum, lomba maskot, Kampung Hijau, bakti sehat terpadu, Fun Run dan Fun Walk, parade budaya, hingga bazar UMKM.
"Tahun sebelumnya juga tidak ada Munas. Nah, untuk tahun sekarang ada Munas. Sekarang juga ada perayaan, orasi ilmiah. Jadi 25 tahun Unitri sebagai lembaga pendidikan ingin mengukir pijak bahwa Unitri hari ini bukan hanya untuk segelintir orang, tetapi berorientasi secara global," pungkasnya. (*)
