KETIK, MALANG – Guna memastikan ketahanan pangan di wilayah binaannya tetap terjaga, Bhabinkamtibmas Polsek Kedungkandang Kota Malang melakukan peninjauan langsung ke lahan jagung milik warga di Kelurahan Buring, Senin, 8 Juni 2026.
Tidak sekedar memantau, namun juga siap menjembatani dan mengawal aspirasi para petani yang saat ini tengah mengeluhkan sulitnya mendapatkan pasokan pupuk.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Buring, Aiptu Suwandi mengatakan, bahwa jagung yang berada di lahan seluas 700 meter persegi milik Surahmat di Jalan KH Malik Dalam telah bersiap memasuki masa panen.
Diketahui, lahan tersebut ditanami bibit jagung jenis Pertiwi sejak Kamis, 12 Maret 2026 lalu. Dibutuhkan sebanyak 2 kilogram benih jagung dengan pupuk Phonska dan Urea sekitar 60 kilogram, dan diperkirakan bisa menghasilkan 5 kuintal jagung saat panen nanti.
"Kami memastikan tanaman dalam kondisi baik menjelang panen. Sehingga, hasilnya optimal dan dapat meningkatkan kesejahteraan petani," jelasnya.
Dirinya mengungkapkan, keterlibatan Bhabinkamtibmas sebagai penggerak ketahanan pangan juga menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan stabilitas sosial.
"Ketahanan pangan yang kuat, akan berdampak langsung pada kondusivitas kamtibmas. Ketika masyarakat sejahtera, potensi gangguan keamanan dapat diminimalisir," tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Suwandi juga menerima keluhan dari pemilik lahan terkait kendal selama proses budidaya. Yaitu, kesulitan dalam memperoleh pasokan pupuk yang sangat dibutuhkan.
Oleh karenanya, ia akan mendorong dan berkoordinasi dengan kelompok tani Sido Makmur I dan pihak terkait. Sehingga, distribusi pupuk mudah didapatkan dan lebih merata.
"Kami siap mendukung dan menjembatani masalah ini. Ini merupakan bentuk dukungan kami terhadap keberlanjutan di bidang sektor pertanian," terangnya.
Aiptu Suwandi juga mengimbau agar petani mulai mempertimbangkan pola tanam yang efektif. Termasuk, menggunakan pupuk organik kompos guna mengantisipasi keterbatasan pasokan pupuk anorganik di masa mendatang.
"Dengan adanya sinergi antara kami dengan kelompok petani, diharapkan dapat menjaga stabilitas ketahanan pangan serta kesejahteraan petani di Kecamatan Kedungkandang secara berkelanjutan," pungkasnya. (*)
