KETIK, MALANG – Tokoh masyarakat Cemorokandang, Kiagus Firdaus atau yang akrab disapa Cak Kia, turut mendukung pembangunan Jembatan Garuda di RT 02/RW 04, Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.
Selain memberikan tumpeng sebagai bentuk syukuran, Cak Kia juga menyumbangkan 50 sak semen untuk pembangunan jembatan tersebut.
Pembangunan jembatan mulai dikerjakan pada Senin, 28 September 2026. Jembatan yang selama puluhan tahun menggunakan konstruksi bambu itu nantinya akan dibangun menggunakan beton.
"Ini kami sangat mengapresiasi pembangunan jembatan ini. Dan kami menyumbang tumpeng sebagai wujud tasyakuran atas pengerjaan ini," kata Cak Kia.
Menurut Cak Kia, pembangunan jembatan tersebut penting karena jalur itu selama ini menjadi akses warga menuju area persawahan.
Selain itu, jalur tersebut juga digunakan anak-anak sebagai akses alternatif untuk pulang dari SDN Cemorokandang 2.
"Ini jalur anak-anak sekaligus warga yang hendak ke sawah," ujarnya.
Jembatan bambu yang sudah digunakan warga sejak sekitar 1980-an itu selama ini memiliki lebar hanya sekitar setengah meter. Kondisi tersebut membuat akses warga, khususnya anak-anak sekolah, belum maksimal.
Dengan dibangunnya Jembatan Garuda, akses tersebut nantinya menjadi lebih luas dan nyaman. Jembatan akan memiliki panjang 19 meter dengan lebar dua meter.
Ketua RW 04 Cemorokandang, Wijianto, mengatakan pembangunan jembatan ditargetkan selesai dalam waktu sekitar 35 hari.
"Ini Jembatan Garuda program bapak Presiden Prabowo Subianto. Nantinya jembatan ini dikerjakan menggunakan konstruksi beton dan ditargetkan selesai dalam waktu sekitar 35 hari," kata Wijianto.
Menurutnya, keberadaan jembatan baru juga akan membantu memangkas waktu perjalanan anak-anak sekolah. Selama ini, mereka membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk pulang melalui jalur yang ada.
Setelah jembatan selesai, waktu tempuh tersebut diperkirakan bisa dipangkas menjadi sekitar 10 menit.
"Biasanya dari sekitar 20 menit ya jadi 10 menit, Mas," jelasnya.
Tak hanya anak sekolah, jembatan tersebut juga akan mempermudah aktivitas warga yang hendak menuju persawahan. Karena itu, pembangunan jembatan disambut positif oleh masyarakat setempat.
"Warga menyambut baik bahkan warga ikut gotong royong membangun ini," pungkasnya. (*)
