Bahas MoU Baru, Pemkot Malang dan Unisma Kolaborasi Tangani Masalah Perkotaan

25 Mei 2026 14:35 25 Mei 2026 14:35

Kukuh Kurniawan, Gumilang

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Bahas MoU Baru, Pemkot Malang dan Unisma Kolaborasi Tangani Masalah Perkotaan

Kegiatan Audiensi dan Silahturahmi antara Dewan Pembina Yayasan dan Rektor Unisma bersama Pemkot Malang di Ruang Sidang Balai Kota Malang, Senin, 25 Mei 2026. (Foto: Kukuh / Ketik.com)

KETIK, MALANG – Pemerintah Kota (Pemkot Malang) membahas perpanjangan kerja sama dengan Universitas Islam Malang (Unisma) dalan audiensi yang digelar di Ruang Sidang Balai Kota Malang pada Senin, 25 Mei 2026.

Lewat kerja sama tersebut, diarahkan untuk mendukung penyelesaian berbagai masalah perkotaan hingga penguatan program strategis daerah yang ada di Kota Malang.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat mengatakan, bahwa Pemkot Malang sebenarnya telah memiliki nota kesepahaman (MoU) dengan Unisma. Namun, masa kerja sama itu hampir berakhir sehingga perlu dilakukan evaluasi dan pembaruan.

"Jadi, kegiatan hari ini adalah audiensi untuk kerja sama. Selama ini, kami sudah ada MoU dengan Unisma dan hampir habis. Sehingga, kita evaluasi terkait dengan apa yang dapat kita kerja samakan kembali antara Pemkot Malang dengan Unisma," jelasnya.

Wahyu mengungkapkan, bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membantu dan memberikan masukan terkait permasalahan perkotaan yang ada di Kota Malang. Karenanya, Pemkot Malang ingin melibatkan akademisi dan mahasiswa dalam berbagai program pembangunan.

"Beberapa permasalahan-permasalahan perkotaan yang ada di Kota Malang, juga telah kami sampaikan. Kami akan melibatkan perguruan tinggi untuk bisa membantu menyelesaikan permasalahan-permasalahan tersebut," terangnya. 

Dirinya menyebut, sejumlah isu atau masalah perkotaan yang menjadi perhatian antara lain kemacetan, banjir, pengendalian inflasi hingga dukungan program strategis nasional di Kota Malang. 

"Terkait masalah banjir dan bagaimana menyelesaikan inflasi. Kemudian, juga terkait kebijakan program strategis nasional yang ada di Kota Malang," ungkapnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Islam Malang (Unisma), Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd., Ph.D. menyambut baik rencana perpanjangan kerja sama tersebut. Ia menuturkan, MoU yang diperbarui nantinya akan menjadi dasar bagi organisasi perangkat daerah (OPD) dan fakultas di Unisma untuk menjalankan program teknis bersama.

"MoU kita sudah mau habis, sehingga akan kita perbaharui. Dengan adanya MoU, maka akan menjadi cantolan untuk OPD-OPD secara teknis mengimplementasikan bersama dengan fakultas atau dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat," bebernya. 

Selain mendukung tata kelola perkotaan, Unisma juga siap membantu program sertifikasi halal UMKM di Kota Malang lewat Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) yang dimiliki kampus tersebut.

"Kami mempunyai Lembaga Pemeriksa Halal. Hal ini bisa kami optimalkan untuk mendukung percepatan sertifikasi halal UMKM yang ada di Kota Malang," pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Pemkot Malang Pembaruan Mou Masalah Perkotaan