Hari Anak Nasional 2026 di Lebak Resmi Dibuka, Pemkab: Anak Hari Ini Penentu Indonesia Emas 2045

5 Agustus 2026 11:19 5 Agt 2026 11:19

Abdul Kohar

Editor
Thumbnail Hari Anak Nasional 2026 di Lebak Resmi Dibuka, Pemkab: Anak Hari Ini Penentu Indonesia Emas 2045

Peserta mengikuti kegiatan Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026 di Alun-alun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, Rabu 5 Agustus 2026. (Foto:Otong Hidayat)

KETIK, LEBAK – Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Dinas Pendidikan menggelar peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 yang dirangkaikan dengan Festival Sains Anak di Alun-alun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, selama dua hari, 5–6 Agustus 2026. Kegiatan tersebut mengusung tema "Main Raya Anak Nusantara: Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan."

Acara secara resmi dibuka oleh Bupati Lebak Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya yang diwakili Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Lebak, Halson Nainggolan, Rabu 5 Agustus 2026.

Dalam sambutannya, Halson mengatakan peringatan Hari Anak Nasional bukan hanya agenda seremonial tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen seluruh pihak dalam memenuhi hak-hak anak.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Lebak, saya mengucapkan Selamat Hari Anak Nasional Tahun 2026 kepada seluruh anak Indonesia, khususnya anak-anak hebat Kabupaten Lebak. Semoga peringatan ini menjadi momentum untuk semakin memperkuat komitmen kita dalam memenuhi hak-hak anak, memberikan perlindungan terbaik, serta menyiapkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, kreatif, dan berdaya saing," kata Halson.

Menurutnya, setiap anak memiliki hak untuk hidup, tumbuh, berkembang, berpartisipasi, serta memperoleh perlindungan dari segala bentuk kekerasan maupun diskriminasi. 

Karena itu, seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab untuk memastikan hak-hak tersebut terpenuhi.

Ia menjelaskan, tema Hari Anak Nasional tahun ini mengandung makna penting agar seluruh pihak memberikan kasih sayang, perlindungan, sekaligus menyiapkan masa depan anak-anak Indonesia.

"Menyayangi anak berarti memenuhi hak-haknya dengan kasih sayang, pendidikan, kesehatan, dan perhatian yang layak. Melindungi anak berarti memastikan mereka terbebas dari kekerasan, eksploitasi, diskriminasi, perundungan, perkawinan anak maupun berbagai ancaman di ruang digital. Sedangkan membangun masa depan berarti mempersiapkan anak-anak Indonesia agar tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045," ujarnya.

Halson menegaskan, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini.

"Bagi Pemerintah Kabupaten Lebak, membangun daerah bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun manusia. Anak-anak hari ini adalah generasi yang akan menentukan arah pembangunan Kabupaten Lebak dan bangsa Indonesia di masa depan," katanya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, serta seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan Festival Sains Anak 2026.

Menurut Halson, kegiatan tersebut menjadi ruang belajar yang menyenangkan melalui berbagai aktivitas edukatif, mulai dari pameran sains interaktif, eksperimen sederhana, seminar kreatif, deklarasi budaya sekolah aman dan nyaman, pertunjukan seni hingga pemberian penghargaan kepada anak-anak berprestasi.

"Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi media untuk menumbuhkan kreativitas, memperkuat karakter, membangun rasa percaya diri, serta meningkatkan kepedulian seluruh masyarakat terhadap pemenuhan hak-hak anak," ucapnya.

Mengakhiri sambutannya, Halson mengajak para orang tua untuk lebih hadir dalam kehidupan anak-anak dengan meluangkan waktu berdialog dan mendampingi mereka memanfaatkan teknologi secara bijaksana. Ia juga meminta para guru terus menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan.

Kepada anak-anak, Halson berpesan agar terus belajar dengan sungguh-sungguh dan tidak pernah berhenti bermimpi.

"Kalian adalah kebanggaan orang tua, harapan Kabupaten Lebak, sekaligus masa depan bangsa Indonesia. Teruslah belajar dengan sungguh-sungguh, hormati orang tua dan guru, gunakan teknologi untuk hal-hal positif, dan jangan pernah takut bermimpi," pesannya.

Foto Penampilan siswa pada Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026 sebagai bagian dari rangkaian acara untuk menampilkan bakat dan kreativitas anak.(Foto: Sekda Lebak)Penampilan siswa pada Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026 sebagai bagian dari rangkaian acara untuk menampilkan bakat dan kreativitas anak.(Foto: Sekda Lebak)

Pertama Kali Digelar di Kabupaten Lebak

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Doddy Irawan, mengatakan peringatan Hari Anak Nasional tahun ini merupakan yang pertama kali diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Lebak.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati Lebak, Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya, agar pemerintah memastikan terpenuhinya hak-hak anak, khususnya dalam memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas.

"Hari Anak Nasional ini pertama kali kita selenggarakan di Kabupaten Lebak. Kegiatan ini terselenggara atas arahan dan bimbingan Bapak Bupati Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya yang selalu menekankan agar hak-hak anak, khususnya di bidang pendidikan, benar-benar dapat diperoleh dengan baik, mudah diakses, dan terjangkau oleh seluruh masyarakat," kata Doddy.

Ia mengatakan semangat tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Festival Sains Anak bertema Main Raya Anak Nusantara yang berlangsung selama dua hari.

Berbagai kegiatan disiapkan, di antaranya pameran sains interaktif, deklarasi budaya sekolah aman dan nyaman, seminar parenting, penampilan seni anak, kegiatan mendongeng, seminar wajib belajar 13 tahun, pemberian penghargaan kepada peserta berprestasi, penyerahan bantuan secara simbolis, hingga beragam permainan edukatif.

"Kami berharap melalui kegiatan ini tumbuh budaya belajar yang menyenangkan, meningkatnya literasi sains sejak usia dini, semakin kuat sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat, serta terwujudnya lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, dan ramah anak sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kabupaten Lebak yang Lebak RUHAY sekaligus mendukung Indonesia Emas 2045," ujarnya.

Doddy turut menyampaikan apresiasi kepada Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, seluruh panitia, organisasi perangkat daerah, serta berbagai pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Kabupaten Lebak.

Dengan dibukanya Hari Anak Nasional 2026, Pemerintah Kabupaten Lebak berharap kegiatan tersebut menjadi langkah nyata dalam memperkuat perlindungan anak, meningkatkan kualitas pendidikan, serta menciptakan ruang tumbuh yang aman, kreatif, dan menyenangkan bagi seluruh anak di Kabupaten Lebak.(*)

 

Tombol Google News

Tags:

Hari Anak Nasional 2026 Kabupaten Lebak banten resmi dibuka Anak Hari Ini Penentu Indonesia Emas 2045 Dinas Pendidikan Lebak Doddy Irawan Halson Nainggolan