Hanania Food, Suguhkan Sate dan Sop kikil Legendaris Dekar Tanjung Perak Surabaya Sejak Tahun 1998

7 September 2026 01:01 7 Sep 2026 01:01

Thumbnail Hanania Food, Suguhkan Sate dan Sop kikil Legendaris Dekar Tanjung Perak Surabaya Sejak Tahun 1998

Tusukan sate ayam yang sudah matang, ditata rapi diatas daun pisang setelah dibakar dan siap disajikan mulai pukul 14.00 WIB (Foto: Muhammad Fathurrohman/Ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Aroma khas bumbu rempah dan asap arang bercampur di udara begitu memasuki kawasan Jalan Teluk Bone Utara, tak jauh dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Di sanalah Hanania Food berdiri, warung makan yang menyajikan sate ayam, sate kambing, gulai kambing, hingga sop kikil sapi dan kambing dengan cita rasa yang konon tak berubah sejak lebih dari dua dekade lalu.

Kisah warung ini bermula pada 1998, ketika pasangan suami istri, Asnawi dan Hamimah, pertama kali membuka lapak sederhana di Jalan Perak Barat, tak jauh dari pelabuhan. Dengan nama Warung Barokah, keduanya mulai menjajakan sate ayam dan sop kikil kepada warga sekitar, buruh pelabuhan, hingga sopir truk yang singgah untuk mengisi perut.

Selama 20 tahun, Warung Barokah menjadi jujukan makan bagi banyak orang di kawasan Tanjung Perak. Namun perjalanan usaha ini sempat terhenti pada 2018, saat pemerintah kota menertibkan pedagang yang berjualan di bahu jalan. Warung Barokah pun harus angkat kaki dari lokasi yang selama dua dekade menjadi saksi perjuangan pasangan Asnawi dan Hamimah membesarkan usahanya.

Foto Spanduk "Kebab In by Hanania Food" terpasang di depan warung, menampilkan menu tambahan kebab dan roti maryam berdampingan dengan sate serta sop kikil andalan di jalan Teluk Bone Utara, Surabaya pada Minggu, 16 Agustus 2026 (Muhammad Fathurrohman/Ketik.com)Spanduk "Kebab In by Hanania Food" terpasang di depan warung, menampilkan menu tambahan kebab dan roti maryam berdampingan dengan sate serta sop kikil andalan di jalan Teluk Bone Utara, Surabaya pada Minggu, 16 Agustus 2026 (Muhammad Fathurrohman/Ketik.com)

Namun, cita rasa yang sudah melekat di lidah pelanggan rupanya tak semudah itu hilang. Beberapa bulan setelah penertiban, sang anak memutuskan melanjutkan usaha keluarga tersebut. Warung berpindah lokasi ke Jalan Teluk Bone Utara, masih di kawasan yang sama, dekat Pelabuhan Tanjung Perak. Bersamaan dengan itu, nama Warung Barokah pun berganti menjadi Hanania Food.

Meski nama berubah, resep dan racikan bumbu yang diwariskan tetap dipertahankan. Menu andalan seperti sate ayam, sate kambing, gulai kambing, sop kikil sapi, dan sop kikil kambing masih menjadi primadona hingga kini. Ciri khasnya terletak pada racikan rempah yang meresap sempurna ke dalam daging, serta kuah kaldu gurih yang menjadi favorit para pelanggan setia sejak era Warung Barokah.

Untuk urusan harga, Hanania Food masih bersahabat di kantong. Seporsi sate ayam dibanderol mulai Rp17 ribu, sop kikil sapi Rp25 ribu, sop kikil kambing Rp35 ribu, sementara sate kambing dipatok Rp60 ribu per porsi. Warung ini buka setiap hari mulai pukul 14.00 hingga 22.00 WIB, menyasar jam makan siang hingga malam bagi pekerja pelabuhan maupun warga sekitar.

Foto Potret ketika penjual memanggang sate ayam diatas bara arang yang menyala dekat Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya Minggu 16 Agustus 2026 (Muhammad Fathurrohman/Ketik.com)Potret ketika penjual memanggang sate ayam diatas bara arang yang menyala dekat Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya Minggu 16 Agustus 2026 (Muhammad Fathurrohman/Ketik.com)

Kini, di bawah nama Hanania Food, usaha kuliner legendaris ini juga menghadirkan menu tambahan bernama "Kebab.In" seperti kebab spesial, roti maryam, pisang geprek, nasi ayam bakar, dan nasi tumpeng guna menjangkau pelanggan yang lebih luas tanpa meninggalkan menu-menu klasiknya.

Perjalanan dari Warung Barokah menuju Hanania Food menjadi bukti bahwa sebuah usaha kuliner rumahan bisa bertahan melewati pergantian zaman, penggusuran, hingga estafet generasi, asal resep dan kualitas rasa tetap dijaga.

Bagi warga Surabaya, khususnya yang tinggal atau beraktivitas di sekitar Tanjung Perak, kehadiran Hanania Food menjadi pengingat bahwa cita rasa otentik yang lahir dari dapur sederhana bisa terus hidup, bahkan setelah 28 tahun berlalu.

Bagi yang penasaran mencicipi sate ayam legendaris dengan bumbu rempah khas serta sop kikil berkuah yang menggoyang lidah, Bisa langsung mengunjungi lokasinya yang berada di Jalan Teluk Bone Utara, tak jauh dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.(*)

Tombol Google News

Tags:

Tanjung perak Sop Kikil sate ayam Hanania Food Rekomendasi Makanan makanan berat Dekat Pelabuhan