KETIK, SURABAYA – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Reyog Laskar Sawunggaling Universitas Negeri Surabaya (UNESA) turut memeriahkan Apel Hari Pramuka ke-65 Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Timur yang digelar di halaman depan Rektorat UNESA, Rabu, 2 September 2026.
Penampilan kesenian Reog menjadi salah satu pertunjukan budaya dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Para mahasiswa menampilkan sejumlah karakter dalam Tari Reog Ponorogo untuk membawakan kisah Prabu Klono Sewandono yang melakukan perjalanan untuk melamar Dewi Songgo Langit di Kerajaan Kediri.
“Dalam penampilan ini, kami membawakan berbagai macam tarian yang diperankan oleh mahasiswa dari berbagai semester. Satu kelompok terdiri dari beberapa karakter, seperti penari Jathil, Warok, dan Raja. Pertunjukan ini mengangkat kisah Prabu Klono Sewandono yang melakukan perjalanan untuk melamar Dewi Songgo Langit di Kerajaan Kediri,” ujar Pemeran Raja dalam Tari Reog Ponorogo, Syahdan Winu Aqiqiu.
Cerita tersebut disampaikan melalui rangkaian gerakan tari dan karakter yang dimainkan para mahasiswa. Setiap bagian dalam pertunjukan memiliki peran dalam membangun alur cerita sehingga dapat dipahami oleh penonton.
Untuk mempersiapkan penampilan tersebut, anggota UKM Reyog Laskar Sawunggaling melakukan latihan selama kurang lebih tiga minggu hingga satu bulan.
Latihan dilakukan untuk mematangkan gerakan, membangun kekompakan antarpemain, serta mempersiapkan setiap karakter yang akan ditampilkan.
Mahasiswa dari berbagai semester turut terlibat dalam proses persiapan. Mereka berlatih bersama dan saling menyesuaikan gerakan agar pertunjukan dapat berjalan maksimal saat tampil di hadapan peserta apel.(*)
