Kapolres Situbondo Pimpin Apel Kesiapsiagaan Kebencanaan, Dandim Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Potensi Bencana

5 November 2026 05:47 5 Nov 2026 05:47

Heru Hartanto, Rahmat Rifadin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Kapolres Situbondo Pimpin Apel Kesiapsiagaan Kebencanaan, Dandim Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Potensi Bencana

Foto bersama usai apel Kesiapsiagaan Bencana, Rabu 4 November 2026 (Foto: Heru Hartanto/ketik.com)

KETIK, SITUBONDO – Polri, TNI dan Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo serta lintas Instansi berkolaborasi Gelar Apel Kesiapsiagaan Hadapi Bencana Hidrometeorologi. Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah mitigasi bencana untuk memeriksa kesiapan personel dan material secara maksimal, Rabu 4 November 2026.

Meskipun bencana merupakan faktor alam yang sulit diprediksi, upaya penyiapan segala kemungkinan ini dilakukan agar kerugian, baik dari segi personel maupun material, dapat diminimalisir.

Apel ini dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan daerah seperti, Ketua DPRD Situbondo, Komandan Kodim 0823 Situbondo, Kajari Situbondo, Pj Sekda Situbondo, Perhutani, serta jajaran TNI, Polri, dan kepala dinas terkait.

Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie saat membacakan Amanat Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono menerangkan bahwa berdasarkan data, Provinsi Jawa Timur memiliki potensi kerawanan bencana alam yang tinggi. Sepanjang tahun 2026, tercatat telah terjadi 672 kejadian bencana alam di berbagai wilayah Jawa Timur yang mengakibatkan 28 orang meninggal dunia, 55 orang mengalami luka-luka dan Kerugian material mencapai Rp7.552.000.000.

Selain itu, lanjut Kapolres Situbondo, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa musim hujan periode 2026 hingga 2027 akan datang lebih lambat dari biasanya. Hal ini mengindikasikan adanya potensi cuaca ekstrem di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Jawa Timur.

Dalam amanat Kapolda Jatim menegaskan, kehadiran negara dalam memberikan pelindungan dan pelayanan kepada masyarakat untuk menanggulangi serta meminimalisir dampak bencana, yakni melakukan pemetaan bersama stakeholder terkait wilayah rawan bencana alam. Memperkuat koordinasi dan jalur komunikasi antarinstansi serta membentuk posko kesiapsiagaan. Dan memastikan seluruh personel berada dalam kondisi prima serta dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD) demi keselamatan bersama.

Pelaksanaan apel ini menjadi momentum penting untuk memastikan kesiapan nyata seluruh personel, sarana prasarana, peralatan, serta mekanisme koordinasi dalam menghadapi potensi bencana di Kabupaten Situbondo.

Sementara itu, usai melaksanakan apel Dandim 0823 Situbondo Inf Letkol Ferry Ardian mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo di bawah kepemimpinan Mas Rio dan Mbak Ulfi dinilai telah menjalankan langkah-langkah mitigasi yang optimal.

“Beberapa program dan langkah yang sedang berjalan saat ini meliputi, normalisasi sungai-sungai yang menjadi salah satu penyebab banjir, mengingat wilayah Situbondo merupakan daerah kiriman air dari kabupaten tetangga,” ujar Letkol Ferry.

Selain itu, lanjut Letkol Ferry, Program "Jumat Asri" yang digagas Pemerintah Pusat, telah direalisasikan oleh Pemkab Situbondo. Di mana seluruh stakeholder, mulai dari tingkat desa, kecamatan, perkantoran, perbankan, sekolah-sekolah dan pihak terkait lainnya aktif melakukan kegiatan pembersihan lingkungan.

“Memasuki musim penghujan, sasaran pembersihan kini beralih ke daerah aliran sungai untuk membersihkan sampah serta material penyumbat seperti batang kayu yang berpotensi memicu banjir,” jelas Dandim 0823 Situbondo.

Terkait kesiapan di lapangan, imbuh Letkol Ferry, Situbondo secara umum sudah menyatakan kesiapannya. Alat-alat yang disiagakan meliputi, 2 LCR dari BPBD dan 2 LCR dari Polres, serta 1 LCR cadangan yang bersiaga di BPBD. Perlengkapan pendukung lainnya secara umum sudah siap digunakan dalam menghadapi kemungkinan bencana.

“Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam, Polri, TNI, Pemkab Situbondo dan Lintas Instansi Kesiapsiagaan Kebencanaan sudah siap. Kesiapan tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperkuat koordinasi dan kesiapan seluruh unsur terkait dalam menghadapi situasi darurat,” kata Letkol Ferry.

Melalui kegiatan tersebut, imbuh Letkol Ferry, seluruh peserta diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi bencana, seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, serta bencana hidrometeorologi lainnya.

“Dengan digelarnya apel kesiapsiagaan tersebut, diharapkan seluruh pihak dapat meningkatkan sinergi dan memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi musim penghujan,” pungkas Dandim 0823 Situbondo. (*)

Tombol Google News

Tags:

Kapolres Situbondo Pimpin Apel Kesiapsiagaan Kebencanaan Dandim Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Potensi Bencana