KETIK, PALEMBANG – Seorang sopir truk kontainer, Indra Rio Setiawan (31), meninggal dunia setelah tersengat kabel listrik PLN saat hendak menolong kernetnya yang terjatuh di atas dek kontainer di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, Rabu 2 September 2026.
Dalam peristiwa tersebut, kernet bernama Anggi Yanto Yusuf (28) juga mengalami luka serius dan hingga kini masih menjalani perawatan medis.
Kapolsek Ilir Barat I Palembang KOMPOL Fauzi Saleh, SH, MM, MH, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, peristiwa bermula ketika truk kontainer dengan nomor polisi B 9837 TEJ tiba di lokasi dan hendak memasuki area kantor Hino.
Namun, kendaraan tersebut tidak dapat masuk karena terhalang kabel internet yang melintang di jalur masuk.
"Awalnya kendaraan kontainer tidak bisa masuk karena terhalang kabel internet. Kemudian petugas keamanan mencoba menggeser kabel tersebut menggunakan gagang pel," ujar Fauzi.
Saat petugas keamanan berusaha menggeser kabel, Anggi yang merupakan kernet truk turut membantu. Setelah itu, Anggi naik ke atas dek kontainer dan berjalan menuju bagian depan kendaraan.
Tidak lama kemudian, salah seorang saksi yang berada di pos keamanan melihat Anggi telah terjatuh di atas dek kontainer.
"Saksi kemudian memberitahukan kepada sopir bahwa kernetnya tersengat listrik. Mendengar hal tersebut, korban Indra kemudian berusaha menolong kernetnya," jelas Fauzi.
Anggota kepolisian dari Polsek Ilir Barat 1 saat memasang garis polisi pada truk milik sopir yang tersengat kabel listrik Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, Rabu 2 September 2026. (Foto : Yola/Ketik.com)
Indra kemudian turun dari ruang kemudi dan naik ke atas kontainer melalui bagian belakang. Ia berjalan menuju bagian depan kontainer untuk menolong Anggi.
Namun, saat berjalan beberapa langkah, dahi Indra menyentuh kabel listrik PLN yang berada di atas kontainer. Seketika muncul percikan api dan korban terjatuh di atas dek kontainer.
"Korban sopir tersentuh kabel listrik PLN hingga mengeluarkan percikan api. Korban kemudian jatuh ke atas dek kontainer dan selanjutnya terjatuh ke lantai jalan dari ketinggian sekitar lima meter," kata Fauzi.
Kedua korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RS Permata Palembang untuk mendapatkan pertolongan medis.
Namun, berdasarkan keterangan dokter yang bertugas, Indra dinyatakan meninggal dunia setelah tiba di rumah sakit. Sementara Anggi masih menjalani perawatan dalam kondisi kritis.
Menerima laporan kejadian tersebut, personel Polsek Ilir Barat I Palembang langsung mendatangi lokasi dan melakukan pengamanan serta pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP).
"Kami telah mendatangi dan mengamankan TKP, melakukan pemeriksaan di lokasi, mengumpulkan keterangan saksi serta barang bukti. Kami juga telah berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Polrestabes Palembang untuk pemeriksaan lebih lanjut," ungkap Fauzi.
Polisi juga memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menghubungi keluarga korban.
"Untuk penyebab pasti dan rangkaian kejadian masih dalam proses pendalaman. Penanganan selanjutnya dilakukan bersama Unit Identifikasi Polrestabes Palembang," pungkasnya.
Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian dalam keadaan aman dan kondusif. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut. (*)
