KETIK, PAGAR ALAM – style="text-align:justify">Penguatan sinergi lintas instansi menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), dalam mendukung keberadaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas III Pagar Alam Sumsel yang baru.
Hal tersebut mengemuka saat Wali Kota Pagar Alam Sumsel H. Ludi Oliansyah menerima kunjungan kerja Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Sumatera Selatan Yulius Sahruzah, belum lama ini.
Kunjungan yang berlangsung di Griya Rumah Dinas Wali Kota Pagar Alam Sumsel tersebut turut didampingi Kalapas Klas III Pagar Alam Sumsel.
Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kehangatan, dengan pembahasan seputar penguatan kerja sama antara Pemkot Pagar Alam Sumsel dan jajaran Ditjenpas Sumsel.
Salahsatu perhatian utama dalam pertemuan tersebut, yakni dukungan terhadap operasional dan keberadaan Lapas Klas III Pagar Alam Sumsel yang baru, termasuk upaya memastikan fasilitas pemasyarakatan dapat berjalan optimal serta memberikan dukungan terhadap proses pembinaan warga binaan.
Usai berdiskusi di rumah dinas, Wali Kota Pagar Alam Sumsel H. Ludi Oliansyah bersama Kakanwil Ditjenpas Sumsel, Kalapas Pagar Alam Sumsel dan sejumlah pejabat terkait langsung bergerak meninjau lokasi lapas baru.
Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi bangunan sekaligus mengecek kesiapan sarana dan prasarana Lapas Klas III Pagar Alam Sumsel yang berada di Kawasan Ayek Betung, Simpang Padang Karet, Kota Pagar Alam Sumsel.
Kehadiran langsung Wali Kota bersama jajaran Ditjenpas Sumsel di lokasi menjadi bagian dari upaya memastikan fasilitas baru tersebut benar-benar siap menunjang pelaksanaan tugas pemasyarakatan di Kota Pagar Alam Sumsel.
Keberadaan lapas baru juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan, terutama dari sisi keamanan, kenyamanan dan pembinaan warga binaan.
Melalui kunjungan kerja tersebut, Pemkot Pagar Alam Sumsel dan jajaran Ditjenpas Sumsel diharapkan semakin memperkuat koordinasi dan kolaborasi lintas instansi. Sinergi tersebut penting untuk memastikan dukungan sarana dan prasarana penegakan hukum serta pemasyarakatan dapat berjalan lebih optimal.
