Parade Kebhinekaan Lamongan Meriahkan Alun-alun, Tampilkan Ragam Budaya Nusantara

6 September 2026 15:00 6 Sep 2026 15:00

Aris Erwandi, Muhammad Faizin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Parade Kebhinekaan Lamongan Meriahkan Alun-alun, Tampilkan Ragam Budaya Nusantara

Semarak pertunjukan seni lintas etnis memukau pengunjung dalam Parade Kebangsaan di Alun-Alun Lamongan.(Foto: Humas Pemkab Lamongan)

KETIK, LAMONGAN – Ragam budaya Nusantara memenuhi kawasan Alun-alun Lamongan pada Sabtu, 5 September 2026. Masyarakat memadati kawasan tersebut untuk menyaksikan Parade Kebhinekaan yang sekaligus menjadi penutup rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Kabupaten Lamongan.

Parade Kebhinekaan Lamongan menghadirkan berbagai atraksi seni dan budaya dari sejumlah kelompok etnis. Kegiatan tersebut tidak hanya menyuguhkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi gambaran keberagaman suku dan etnis yang hidup berdampingan secara harmonis di Lamongan.

Berbagai peserta menampilkan identitas budaya masing-masing dalam suasana penuh kebersamaan. Parade itu sekaligus memperlihatkan semangat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Lamongan.

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi mengajak masyarakat terus menjaga semangat nasionalisme dan mengabdikan diri bagi bangsa serta negara. Ia juga meminta warga Lamongan mempertahankan rasa bangga sebagai bagian dari Indonesia.

"Bhineka Tunggal Ika yang menunjukkan berbagai etnis yang ada di Kabupaten Lamongan ini terus bersatu, bersama dalam satu kesatuan. Mari momen ini terus kita implementasi dengan saling bergandeng tangan, penuh kebersamaan dalam mewujudkan kejayaan Lamongan yang berkelanjutan. Terima kasih kepada semua yang telah berpartisipasi dalam acara yang luar biasa ini," ucap Pak Yes, sapaan akrabnya. 

Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Lamongan Sudjito menilai Parade Kebhinekaan memiliki pesan yang jauh lebih luas daripada sekadar kegiatan pawai. Menurutnya, parade tersebut menjadi ruang bagi masyarakat dari berbagai latar belakang untuk menunjukkan identitas budaya sekaligus memperkuat persatuan.

"Berbagai etnis di Indonesia mengitari Alun-alun Lamongan, ini bukan karnaval tapi ekspresi real insan-insan Lamongan yang berasal dari berbagai etnis dengan kebanggaan adat dan budayanya," terangnya.

Peserta Parade Kebhinekaan tidak hanya berjalan mengelilingi kawasan Alun-alun Lamongan. Mereka juga menyuguhkan berbagai pertunjukan seni yang merepresentasikan kekayaan budaya dari sejumlah daerah di Indonesia.

Sejumlah budaya yang tampil antara lain Jawa, Batak, Nias, Minangkabau, Tionghoa, Sunda, Madura, Bali, Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga Makassar.

Gelaran tersebut menjadi penanda bahwa keberagaman budaya dapat tumbuh berdampingan dalam semangat persaudaraan. Melalui Parade Kebhinekaan, masyarakat Lamongan menunjukkan bahwa perbedaan suku dan etnis dapat menjadi kekuatan untuk menjaga persatuan serta kebersamaan. (*)

Tombol Google News

Tags:

Alun-alun Lamongan Parade Kebangsaan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi Pak Yes