Luar Biasa! Kabupaten Kediri Sabet Juara Umum II di Kejurprov Kickboxing Jatim 2026, Borong 66 Medali

13 Oktober 2026 09:58 13 Okt 2026 09:58

Isa Anshori, Gumilang

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Luar Biasa! Kabupaten Kediri Sabet Juara Umum II di Kejurprov Kickboxing Jatim 2026, Borong 66 Medali

Kontingen Kickboxing Indonesia Kabupaten Kediri sukses menorehkan prestasi membanggakan dalam Kejuaraan Provinsi Kickboxing Indonesia Jawa Timur 2026 berlangsung di Hi-Tech Mall, Kota Surabaya, Minggu 11 Oktober 2026. (foto : KONI Kabupaten Kediri for Ketik.com).

KETIK, KEDIRI – Kontingen Kickboxing Indonesia (KBI) Kabupaten Kediri sukses menorehkan prestasi membanggakan dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Kickboxing Indonesia Jawa Timur 2026. Berbekal raihan 66 medali, Kabupaten Kediri berhasil menempati posisi juara umum II, hanya berada di bawah kontingen Surabaya.

Kejurprov tersebut berlangsung pada 9-11 Oktober 2026 di Hi-Tech Mall, Kota Surabaya. Dalam ajang tingkat provinsi ini, KBI Kabupaten Kediri mengirimkan 67 atlet untuk bersaing di berbagai nomor pertandingan.

Hasilnya, para atlet Kabupaten Kediri berhasil mengoleksi 29 medali emas, 21 medali perak, dan 16 medali perunggu. Total 66 medali tersebut mengantarkan Kabupaten Kediri ke posisi kedua dalam klasemen juara umum, sekaligus menunjukkan kemampuan atlet daerah dalam bersaing di level provinsi.

Ketua KONI Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah Parnata, mengapresiasi perjuangan para atlet yang telah membawa nama daerah meraih prestasi membanggakan.

"Alhamdulillah, Kabupaten Kediri bisa meraih juara umum II dalam Kejurprov Kickboxing Indonesia Jawa Timur 2026. Ini merupakan prestasi yang patut kita syukuri dan menjadi kebanggaan bagi dunia olahraga Kabupaten Kediri," katanya, Senin 12 Oktober 2026. 

Menurut Hakim, raihan 29 medali emas menjadi salah satu bukti bahwa atlet kickboxing Kabupaten Kediri memiliki potensi besar untuk bersaing dengan daerah lain. Capaian tersebut sekaligus menjadi modal penting untuk memperkuat pembinaan dan meningkatkan prestasi pada kejuaraan mendatang.

Namun, perjuangan kontingen Kabupaten Kediri kali ini tidak diikuti seluruh atlet yang telah dipersiapkan. Dari total 68 atlet yang direncanakan berangkat, satu atlet terpaksa absen karena sakit sehingga hanya 67 atlet yang bisa mengikuti pertandingan.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat para atlet yang berlaga. Mereka tetap menunjukkan kemampuan terbaik hingga mampu membawa pulang puluhan medali dan menempatkan Kabupaten Kediri di posisi kedua.

Hakim berharap pencapaian tersebut tidak membuat atlet maupun pelatih cepat berpuas diri. Sebaliknya, hasil Kejurprov harus menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan teknik, fisik, mental bertanding, serta kedisiplinan dalam latihan.

"Prestasi ini harus menjadi penyemangat bagi para atlet dan pelatih untuk terus meningkatkan kualitas. Jangan cepat puas, karena ke depan persaingan akan semakin ketat," jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya pembinaan yang berkelanjutan agar prestasi kickboxing Kabupaten Kediri dapat terus meningkat. Dukungan pelatih, pengurus cabang olahraga, KONI, serta seluruh pihak terkait dinilai berperan penting dalam mempersiapkan atlet menghadapi persaingan yang semakin kompetitif.

Raihan juara umum II dalam Kejurprov Kickboxing Indonesia Jawa Timur 2026 menjadi catatan positif bagi perkembangan olahraga bela diri di Kabupaten Kediri. Hasil ini diharapkan menjadi pijakan untuk memperkuat persiapan dan meningkatkan kualitas atlet dalam menghadapi berbagai kejuaraan berikutnya.

"Targetnya, para atlet tidak hanya mampu mempertahankan capaian, tetapi juga meningkatkan prestasi dan berpeluang merebut posisi juara umum pertama," tandasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Kickboxing kediri Koni Kabupaten Kediri Porprov Jatim