KETIK, MALANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang agar puskesmas memberikan pendampingan terhadap sekolah-sekolah yang memiliki siswa positif influenza. Pihak sekolah pun diminta untuk kembali memperkuat protokol kesehatan agar kasus tidak semakin menyebar.
Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif menjelaskan terdapat 6 siswa dari SMP Tamansiswa terkonfirmasi positif terpapar Influenza A H1N1. Sebelumnya, swab nasofaring telah dilakukan terhadap 13 siswa.
Pemeriksaan hidung dan tenggorokan tersebut telah dikirim ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya. Selanjutnya, diteruskan ke Jakarta untuk dilakukan Whole Genome Sequencing (WGS).
"Tetapi nanti kalau ada sesuatu, Puskesmas wilayah dalam hal ini Puskesmas Kendalkerep, itu akan datang ke UKS SMP Tamansiswa," ujarnya, Kamis 15 Oktober 2026.
Dinkes melalui puskesmas setempat juga telah melakukan kunjungan ke sekolah dan lingkungan tempat tinggal siswa. Meskipun kini kondisi siswa telah membaik, namun Husnul mengimbau agar protokol kesehatan (prokes) 13 siswa tersebut lebih diperketat untuk mencegah penularan melalui droplet atau percikan cairan yang keluar melalui mulut maupun hidung.
"Nanti diharapkan yang menjadi prioritas, yakni 13 siswa tersebut bisa menerapkan protokol kesehatan yang baik. Tetapi semuanya pun juga wajib mematuhi prokes," lanjutnya.
Tak hanya itu, ia juga meminta proses belajar mengajar ke-13 siswa tidak terganggu. Dengan demikian pihak sekolah bertugas untuk memastikan agar prokes tetap dipatuhi.
"Kemudian diharapkan juga proses pembelajaran dari 13 siswa itu tidak terganggu, tetap. Cuma bagaimana prokes di lingkup sekolah menjadi lebih baik. Kami tidak memberikan suplemen khusus," pungkasnya. (*)
