Maulid Naik Kelas! Curahdami Sulap Tradisi Islam Jadi Panggung Budaya dan Ekonomi Rakyat

30 Agustus 2026 14:57 30 Agt 2026 14:57

Haryono, Mustopa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Maulid Naik Kelas! Curahdami Sulap Tradisi Islam Jadi Panggung Budaya dan Ekonomi Rakyat

Festival Maulid Curahdami 2026 kembali mengubah ruang publik menjadi panggung besar yang mempertemukan syiar Islam, tradisi leluhur, seni budaya, literasi hingga geliat ekonomi masyarakat. (Foto: Haryono/Ketik.com)

KETIK, BONDOWOSO – Bukan sekadar perayaan Maulid Nabi. Festival Maulid Curahdami 2026 kembali mengubah ruang publik menjadi panggung besar yang mempertemukan syiar Islam, tradisi leluhur, seni budaya, literasi hingga geliat ekonomi masyarakat.

Festival yang dipusatkan di Lapangan Argamitra, Desa Jetis, Kecamatan Curahdami, Bondowoso, resmi dibuka Sabtu malam, 28 Agustus 2026. Agenda tahunan tersebut akan berlangsung hingga 4 September 2026.

Ribuan mata warga tertuju pada arak-arakan gunungan atau ancak agung yang dibawa 12 desa se-Kecamatan Curahdami. Masing-masing desa membawa hasil bumi terbaiknya untuk diarak dari depan Balai Desa Jetis menuju lokasi festival.

Palawija, sayuran hingga buah-buahan ditata dalam gunungan yang penuh warna. Warga pun berbondong-bondong menyaksikan tradisi sedekah bumi tersebut.

Sesampainya di Lapangan Argamitra, rangkaian acara dilanjutkan dengan sholawatan dan prosesi sedekah bumi. Suasana semakin meriah ketika masyarakat berebut isi gunungan.

Bagi masyarakat Curahdami, tradisi itu bukan sekadar tontonan. Gunungan menjadi simbol rasa syukur atas limpahan hasil bumi sekaligus cara masyarakat menjaga warisan budaya yang diwariskan lintas generasi.

Sejumlah agenda disiapkan untuk menghidupkan kreativitas masyarakat, mulai lomba mendongeng, khitanan massal modern, lomba mewarnai, tari Islami hingga lomba zafin.

Camat Curahdami Guruh Purnama Putra mengatakan pemilihan Desa Jetis sebagai lokasi festival tahun ini memiliki tujuan lebih besar. Pemerintah kecamatan ingin memastikan ruang kreativitas dan geliat UMKM tidak hanya terkonsentrasi di satu wilayah.

“Festival Maulid Curahdami kali ini bertempat di Desa Jetis, dengan harapan ada pemerataan panggung kreativitas dan UMKM di semua wilayah di Curahdami. Ke depannya akan bergiliran di desa lainnya,” ujar Guruh.

Menurutnya, sistem bergiliran tersebut diharapkan membuka kesempatan bagi desa-desa lain untuk memperkenalkan potensi, kreativitas dan produk unggulan masyarakatnya.

Dengan begitu, festival tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi ruang promosi potensi lokal sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.

Ketua Panitia Festival Maulid Curahdami 2026, Gesit Wira Mustapa mengatakan secara umum konsep festival masih mempertahankan karakter pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya.

Namun, panitia memberikan sentuhan baru dengan memasukkan unsur literasi dan pelayanan sosial.

“Konsep festival kali ini tidak berbeda jauh dengan yang lalu-lalu, di mana memiliki pola menonjolkan seni dan kebudayaan Islam tradisional. Hanya saja tahun ini kami masukkan budaya literasi seperti dongeng Islami,” jelas Gesit.

Menurutnya, memasukkan literasi menjadi bagian penting agar festival tidak hanya dinikmati sebagai hiburan, tetapi juga memberikan ruang edukasi bagi anak-anak dan masyarakat.

Tak berhenti di sana, masyarakat juga mendapatkan akses pelayanan kesehatan gratis. Panitia menyediakan booth kesehatan setiap malam sejak pembukaan hingga penutupan.

Pelayanan tersebut didukung Klinik Al Fatih sebagai sponsor kegiatan.

“Ada booth pelayanan kesehatan gratis setiap malam dari awal pembukaan sampai penutupan, dari Klinik Al Fatih sebagai sponsor dalam pelaksanaan kegiatan festival ini. Semoga membawa manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Festival Maulid Curahdami 2026 juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Bondowoso.

Asisten I Bidang Pemerintahan, Sholikin hadir mewakili Bupati Bondowoso yang berhalangan hadir. Ia menilai konsep yang dibangun Festival Maulid Curahdami mampu memperluas makna sebuah perayaan keagamaan.

Menurutnya, kegiatan keislaman tidak harus dikemas secara monoton. Ketika dipadukan dengan budaya, kegiatan sosial dan ekonomi kerakyatan, sebuah festival dapat memberikan manfaat yang jauh lebih besar.

“Festival Maulid Curahdami ini merupakan kegiatan positif yang seharusnya bisa dijadikan role model di kecamatan lain, bagaimana mengemas kegiatan Islami menjadi event yang kaya akan budaya, kaya akan sosial, dan kaya akan ekonomi kerakyatan,” ungkap Sholikin.

Pernyataan itu sekaligus menegaskan posisi Festival Maulid Curahdami sebagai ruang pertemuan berbagai kepentingan masyarakat—dari syiar keagamaan, pelestarian budaya, kreativitas generasi muda, kepedulian sosial hingga penguatan UMKM.

Di balik kemeriahan panggung dan padatnya agenda, festival tersebut menyimpan pesan yang lebih sederhana: memperkuat kebersamaan.

Sekretaris Festival Maulid Curahdami 2026, Ahmad Muhadi, mengajak seluruh masyarakat menjadikan festival sebagai momentum mempererat persaudaraan.

“Mari kita jaga persaudaraan, karena pada akhirnya yang paling berharga dari festival ini adalah kebersamaan yang kita bangun,” ujarnya.

Pesan itu menjadi benang merah Festival Maulid Curahdami 2026. Sebab, nilai sebuah festival bukan hanya diukur dari kemeriahan acara, banyaknya penonton, atau siapa yang tampil di atas panggung.

Lebih dari itu, festival menjadi ruang bagi masyarakat untuk bertemu, bersilaturahmi, menjaga tradisi, menumbuhkan kreativitas sekaligus menghidupkan roda ekonomi lokal.

Festival Maulid Curahdami 2026 masih berlangsung hingga 4 September 2026 di Lapangan Argamitra, Desa Jetis.

Masyarakat Bondowoso dan sekitarnya masih memiliki kesempatan menyaksikan langsung rangkaian kegiatan yang menggabungkan syiar Islam, seni budaya, tradisi, literasi, hiburan, UMKM hingga pelayanan kesehatan gratis.

Dari Curahdami, sebuah pesan kembali digaungkan: tradisi tidak harus berhenti sebagai warisan masa lalu. Ketika dirawat dan dikembangkan, tradisi bisa menjadi energi untuk memperkuat persaudaraan, kreativitas sekaligus ekonomi rakyat.(*)

Tombol Google News

Tags:

Festival Maulid 2026 Kecamatan Curahdami geliat UMKM Pemkab Bondowoso Info Curahdami Bondowoso Kabar Kecamatan Curahdami Bondowoso Berkah