KETIK, PEMALANG – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Pemalang, dr. Noor Faizah Maenofie, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif pemberian penghargaan (reward) kepada siswa berprestasi di Kecamatan Bodeh.
Ia bahkan menyebut program kolaboratif tersebut layak mendapat "jempol empat" karena dinilai mampu memotivasi dunia pendidikan sekaligus menjadi contoh bagi wilayah lain.
Apresiasi itu disampaikan Maenofie usai menghadiri Seminar Pemberdayaan Perempuan yang dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada anak yatim piatu serta reward bagi siswa berprestasi tingkat SMP se-Kecamatan Bodeh, Senin, 6 Juli 2026.
"Ini bukan pilot project, ini inisiator yang perlu kasih jempol empat," ujar Maenofie kepada wartawan di Sekretariat Kecamatan Bodeh.
Menurut Maenofie, hingga saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang belum memiliki program pemberian reward dalam bentuk materi bagi siswa berprestasi. Selama ini, penghargaan yang diberikan lebih berupa sertifikat sebagai bentuk apresiasi.
Ia menilai langkah yang dilakukan Kecamatan Bodeh merupakan terobosan positif karena melibatkan berbagai unsur masyarakat dalam mendukung pendidikan.
Kolaborasi tersebut, kata dia, sejalan dengan arahan Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, yang selalu menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam setiap program pembangunan.
"Pak Bupati selalu berpesan bahwa setiap kegiatan tidak bisa berjalan sendiri, tetapi harus dilaksanakan dengan kolaborasi. Karena itu saya sangat mengapresiasi Kecamatan Bodeh yang mampu menggandeng berbagai pihak untuk memberikan reward kepada anak-anak berprestasi," katanya.
Maenofie berharap inisiatif serupa dapat direplikasi di kecamatan lain sehingga semakin banyak pihak yang ikut berpartisipasi dalam memberikan dukungan kepada generasi muda berprestasi.
"Di kecamatan lain memang ada kegiatan seperti ini, tetapi lebih banyak berupa santunan bagi anak-anak yatim. Ke depan semoga semakin banyak yang memberikan perhatian kepada anak-anak berprestasi juga," imbuhnya.
Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kecamatan Bodeh menyalurkan santunan dan bantuan kepada 43 anak, terdiri atas 19 anak yatim dan piatu, serta siswa kelas VII dan VIII berprestasi tingkat SMP se-Kecamatan Bodeh.
Sementara itu, Camat Bodeh, Harinto, mengatakan program tersebut merupakan gagasan Tim Penggerak PKK Kecamatan Bodeh bersama Dharma Wanita yang kemudian diwujudkan melalui kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat.
"Ini merupakan inisiatif yang terlaksana berkat dukungan semua pihak, terutama TP PKK, Dharma Wanita, PKK desa, para kepala desa se-Kecamatan Bodeh, instansi, serta Forkopimcam Kecamatan Bodeh," ujar Harinto.
Program tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi para pelajar untuk terus meningkatkan prestasi akademik maupun nonakademik, sekaligus memperkuat kepedulian masyarakat terhadap pendidikan melalui semangat gotong royong dan kolaborasi.(*)
.png)