KETIK, PEKALONGAN – Kapolres Pekalongan AKBP Rachmat C. Yusuf resmi membuka Bhayangkara Kapolres Cup Drag Bike Pemula 2026 di Alun-Alun Kajen, Kabupaten Pekalongan, Minggu, 5 Juli 2026.
Kejuaraan yang diikuti hampir 600 peserta dari berbagai daerah itu merupakan rangkaian kegiatan peringati HUT Bhayangkara ke-80. Selain itu, kegiatan digelar sebagai wadah bagi para pembalap muda sekaligus upaya menekan aksi balap liar di jalan raya.
Dalam keterangannya, Kapolres mengatakan, ajang tersebut merupakan bentuk komitmen Polres Pekalongan dalam memberikan ruang yang aman dan legal bagi pecinta otomotif untuk menyalurkan bakatnya.
"Kegiatan ini kami selenggarakan untuk mewadahi pembalap-pembalap otomotif agar bisa menjadi role model. Mereka bisa menunjukkan kemampuannya di lintasan resmi, bukan balap-balapan di jalan," kata AKBP Rachmat.
Pada kejuaraan tersebut, panitia mempertandingkan 22 kelas dengan jumlah peserta mencapai hampir 600 orang yang berasal dari berbagai wilayah.
Menurutnya, tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa olahraga otomotif memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Kabupaten Pekalongan.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Kehadiran ratusan pembalap beserta tim pendukung dan penonton diyakini mampu menggerakkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi penyelenggaraan.
"Kami berharap kegiatan ini berjalan lancar, menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan mampu melahirkan bibit-bibit pembalap otomotif berprestasi dari Kabupaten Pekalongan," ujarnya.
Kapolres menegaskan, penyelenggaraan drag bike pemula juga menjadi bagian dari edukasi kepada masyarakat bahwa aksi balap liar tidak memiliki tempat di jalan umum. Keselamatan pengguna jalan tetap menjadi prioritas utama.
Ia berharap setelah adanya kejuaraan resmi ini, para pemuda yang memiliki hobi balap dapat menyalurkan minatnya melalui kompetisi yang sesuai aturan sehingga tidak lagi melakukan aksi kebut-kebutan di jalan.
Meski Kabupaten Pekalongan telah memiliki sirkuit di Kedungwuni, AKBP Rachmat menilai penyelenggaraan event seperti Bhayangkara Kapolres Cup Drag Bike Pemula menjadi langkah konkret dalam memberikan ruang kompetisi yang lebih luas bagi pembalap pemula.
Menurutnya, balap liar selama ini tidak hanya meresahkan masyarakat, tetapi juga berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan korban jiwa.
Untuk menekan aksi tersebut, Polres Pekalongan selama ini terus melakukan berbagai langkah, mulai dari kegiatan preemtif, preventif hingga patroli rutin di sejumlah titik yang kerap dijadikan lokasi balap liar.
"Dengan adanya Bhayangkara Kapolres Cup Drag Bike Pemula 2026 ini, kami berharap para pecinta balap memiliki wadah yang tepat sehingga balap liar dapat dicegah dan angka kecelakaan lalu lintas bisa ditekan," pungkasnya. (*)
.png)