Karhutla Gunung Bromo Kian Meluas! Api Capai Pos Jemplang Kabupaten Malang, Wisata Ditutup Total

12 September 2026 23:00 12 Sep 2026 23:00

Lutfia Indah, Gumilang

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Karhutla Gunung Bromo Kian Meluas! Api Capai Pos Jemplang Kabupaten Malang, Wisata Ditutup Total

Situasi kebakaran di kawasan Bromo yang semakin meluas. (Foto: Balai Besar TNBTS)

KETIK, MALANG – Kebakaran yang terjadi di kawasan Bromo kembali meluas. Kondisi api terkini hingga mencapai Pos Jemplang, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang, Sabtu 12 September 2026, pukul 16.20 WIB.

Demi keamanan dan mempercepat proses pemadaman, kunjungan wisata Gunung Bromo dari seluruh pintu masuk ditutup total sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Rudijanta Tjahja Nugraha menjelaskan sebelum mencapai Pos Jemplang, api kembali muncul di kawasan Pengol.

"Kondisi angin yang kencang turut memengaruhi perkembangan api sehingga kebakaran kembali membesar dan bergerak hingga mencapai Pos Jemplang pada sekitar pukul 16.20 WIB. Hingga saat ini, api masih belum berhasil dipadamkan dan penanganan terus dilakukan oleh petugas bersama seluruh unsur yang terlibat," ujarnya.

Kebakaran pertama kali bermula pada 10 September 2026 pukul 16.30 WIB di kawasan Savana Pengol, api merambat hingga ke arah Gunung Kursi. Upaya pemadaman api terus dilakukan untuk mencegah kebakaran yang lebih luas.

"Pergerakan api terbagi ke dua arah, yaitu di kawasan Pengol dan ke arah Gunung Kursi. Petugas bersama unsur terkait segera melakukan upaya penanganan dan pemadaman dengan menyesuaikan kondisi serta karakteristik medan di lapangan," lanjutnya.

Penanganan kebakaran terus dilakukan hingga 11 September 2026 sekitar pukul 18.30 WIB, api di Pengol yang mengarah ke Gunung Bromo berhasil dipadamkan. Kendati demikian, tim masih berupaya untuk memadamkan api yang mengarah ke Gunung Kursi. Hingga pada 12 September 2026, api kembali muncul di kawasan Pengol dan membesar akibat kondisi angin kencang.

"Kondisi di lapangan masih dinamis sehingga pemantauan dan upaya pengendalian terus dilakukan secara intensif," katanya.

Puluhan personel gabungan telah berupaya untuk melakukan pemadaman api. Sebanyak 2 unit mobil tangki dikerahkan untuk pemadaman dengan penyemprotan air, sedangkan 2 unit mobil patroli, 2 unit kendaraan pick up, dan 1 unit truk air dikerahkan untuk mendukung ketersediaan air. Pemprov Jatim pun membantu upaya pemadaman menggunakan water bombing.

"Petugas juga melakukan pemadaman secara manual dan mekanis menggunakan gepyok, jet shooter, dan engine blower. Penggunaan berbagai metode tersebut disesuaikan dengan kondisi dan karakteristik lokasi kebakaran, terutama pada area yang sulit dijangkau kendaraan pemadam atau memiliki keterbatasan akses dan sumber air," sebutnya.

Meskipun kunjungan wisata ke Gunung Bromo ditutup, namun wisata ke Ranu Regulo masih dapat dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ia juga mengimbau agar masyarakar tidak mendekat pada lokasi kebakaran.

" Penutupan dilakukan untuk mendukung efektivitas penanganan dan pemadaman kebakaran serta memastikan kegiatan penanganan di lapangan dapat berlangsung secara optimal. BB TNBTS mengimbau masyarakat dan pengunjung untuk tidak mendekati lokasi kebakaran serta mengikuti informasi resmi yang disampaikan oleh Balai Besar TNBTS," tuturnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Bromo Terbakar Gunung Bromo kebakaran Bromo Wisata Bromo TNBTS Kawasan Bromo Terbakar Jemplang Kabupaten Malang