Kado HUT Ke-25 Kota Batu, Pemkot Targetkan Kekosongan Jabatan Eselon II Mulai Terisi

7 Oktober 2026 17:15 7 Okt 2026 17:15

Dafa Wahyu P., Gumilang

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Kado HUT Ke-25 Kota Batu, Pemkot Targetkan Kekosongan Jabatan Eselon II Mulai Terisi

Alfi Nurhidayat, Sekretaris Daerah Kota Batu. (Foto: Dafa Wahyu Pratama/Ketik.com)

KETIK, BATU – Pemerintah Kota Batu (Pemkot Batu) menargetkan kekosongan jabatan struktural Eselon II mulai terisi sebelum Hari Jadi Kota Batu ke-25, tepatnya pada 17 Oktober 2026.

Proses pengisian dilakukan secara bertahap dan hati-hati agar perpindahan pejabat tidak menimbulkan kekosongan baru serta tetap mendukung visi dan misi pembangunan mBatu SAE.

Sekretaris Daerah Kota Batu, Alfi Nurhidayat, mengatakan sejumlah jabatan Eselon II saat ini masih diisi Pelaksana Tugas (Plt). Pengisian tidak dilakukan serentak karena perpindahan pejabat dari satu posisi berpotensi menimbulkan kekosongan pada jabatan yang ditinggalkan.

“Memang ada beberapa jabatan struktural Eselon II yang kosong, dan saat ini diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt). Kita tidak mengisi secara serentak karena ada efek domino,” kata Alfi, pada Rabu, 7 Oktober 2026.

Perlu diketahui, posisi strategis di lingkungan Pemkot Batu yang masih diisi oleh PLT yaitu Dinas Perhubungan, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Diskumperindag, BKAD, Dinas Pendidikan, Satpol PP, DP3AP2KB, serta Sekretaris DPRD Kota Batu.

Menurutnya, mekanisme tersebut dilakukan atas arahan Wali Kota Batu Nurochman dengan mempertimbangkan kesinambungan penempatan pejabat.

Pemkot Batu juga berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk menyesuaikan sejumlah hal dalam proses pengisian jabatan.

Pada Oktober 2026, Pemkot Batu memprioritaskan pengisian delapan jabatan Eselon II yang kosong. Jumlah tersebut akan bertambah menjadi sembilan jabatan per 1 November 2026. Secara keseluruhan, proses pengisian akan berlangsung dalam dua gelombang, dengan tahap berikutnya dijadwalkan pada akhir 2026.

Alfi menegaskan kehati-hatian diperlukan karena penempatan pejabat bukan sekadar mengisi posisi yang kosong, melainkan berkaitan dengan arah pelayanan kepada masyarakat dan pelaksanaan program pembangunan.

“Lebih baik agak terlambat daripada salah menempatkan orang. Sebab penempatan jabatan ini berdampak langsung kepada masyarakat. Kita harus memastikan orang yang dipilih benar-benar mampu mengawal visi misi Pak Wali dan Pak Wawali, yaitu mBatu SAE,” ujarnya.

Ia juga membantah anggapan bahwa proses pengisian jabatan berlangsung lama karena Pemkot Batu kekurangan pejabat yang berkompeten.

“Justru pejabat-pejabat di lingkungan Pemkot Batu banyak yang berintegritas dan memiliki potensi untuk mengisi jabatan yang kosong. Proses ini memerlukan waktu bukan karena kekurangan orang, melainkan agar tepat sasaran,” jelasnya.

Alfi meminta masyarakat dan jajaran Pemkot Batu bersabar hingga seluruh proses selesai dan hasil pengisian jabatan diumumkan.

“Saya mohon kepada masyarakat dan rekan-rekan di lingkungan Pemkot Batu untuk bersabar. Proses ini masih berjalan dan akan segera diumumkan,” pungkas Alfi. (*)

Tombol Google News

Tags:

Pemkot Batu eselon II Sekda Kota Batu Alfi Nurhidayat Info Kota Batu Berita Kota Batu