Bukan Sekadar Program, PBC Diluncurkan Menko Muhaimin untuk Dongkrak UMKM Kota Batu

26 Agustus 2026 21:51 26 Agt 2026 21:51

Dafa Wahyu P., Gumilang

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Bukan Sekadar Program, PBC Diluncurkan Menko Muhaimin untuk Dongkrak UMKM Kota Batu

Seremoni peresmian Perintis Berdaya Connect oleh Menko PM Muhaimin Iskandar dan jajaran, didampingi oleh Wali Kota Batu Nurochman, Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto, serta anggota DPR RI Hassanudin Wahid. (Foto: Dafa Wahyu Pratama/Ketik.com)

KETIK, BATU – Perintis Berdaya Connect (PBC) resmi diluncurkan di Gedung PLUT-KUMKM Kota Batu, pada Rabu, 26 Agustus 2026. Hadirnya PBC diharapkan sebagai wadah kolaborasi pentahelix yang mengintegrasikan pemberdayaan, pembinaan, peningkatan kapasitas, dan akses usaha untuk mendorong UMKM naik kelas serta semakin berdaya saing.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar mengatakan, kehadiran PBC di Kota Batu merupakan bagian dari upaya mendorong pelaku UMKM naik kelas sekaligus menumbuhkan ekonomi kreatif.

Menurutnya, pemerintah memiliki peran penting dalam membangun ekosistem yang mendukung perkembangan usaha masyarakat.

“Perintis Berdaya Connect di Batu ini bagian dari upaya kita untuk terus mendorong UMKM naik kelas, ekonomi kreatif tumbuh, di mana ekosistem yang dibangun melalui peran pemerintah menjadi agregator,” jelas Cak Imin, sapaanya.

Ia mengatakan, kolaborasi yang dibangun melalui PBC merupakan bagian dari pola kerja dan manajemen baru dalam birokrasi serta pemerintahan. Menurut Cak Imin, peran pemerintah dalam pengembangan UMKM dapat berbeda sesuai kondisi masing-masing daerah.

“Agar kolaborasi itu produktif, masing-masing kota tentu berbeda dalam memerankan peran pemerintah menumbuhkembangkan dan mendorong ekonomi UMKM naik kelas,” ujarnya.

Cak Imin menjelaskan, pemerintah dapat menjalankan berbagai fungsi dalam membangun ekosistem UMKM. Peran tersebut dapat berupa regulator, pendamping, agregator, maupun pihak yang menyiapkan ruang display dan proses pembinaan secara langsung.

Selain itu, pemerintah juga dapat berperan sebagai fasilitator dengan memberikan kesempatan kepada berbagai aktor untuk berkembang. Penguatan kapasitas dilakukan dengan melibatkan pelatih, mentor, praktisi, dan ahli yang telah memiliki pengalaman serta prestasi.

“Ada juga yang fasilitator dalam artian memberi kesempatan untuk tumbuh semua aktor, kemampuan para pelatih yang dari berbagai tokoh-tokoh yang sudah berprestasi berhasil. Melibatkan mentor-mentor kemudian meningkatkan kapasitas melalui pelatihan-pelatihan dan belajar dari para praktisi sekaligus para ahli,” katanya.

Menurut politisi PKB ini, pengembangan UMKM juga membutuhkan akses terhadap berbagai kebutuhan usaha. Karena itu, akses bahan baku, permodalan, pemasaran, dan teknologi menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem tersebut.

Ia berharap keberadaan PBC dapat membuat Kota Batu menjadi salah satu percontohan mengenai peran pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekosistem UMKM dan ekonomi kreatif.

“Sehingga Kota Batu bisa menjadi pilot percontohan bagi peran negara, pemerintah untuk mendorong tumbuh kembang ekosistem penumbuhan ekonomi UMKM dan ekraf kita,” ujarnya.

Cak Imin menyebut target dari program tersebut adalah menciptakan lebih banyak pelaku UMKM yang mampu berkembang secara mandiri, kokoh, inovatif, dan memiliki daya saing.

Sementara itu, Wali Kota Batu Nurochman menyambut baik kehadiran Perintis Berdaya Connect di Kota Batu. Ia menilai PBC bukan hanya program baru, melainkan pendekatan untuk menghubungkan berbagai kekuatan yang selama ini telah berkembang di Kota Batu.

“Hari ini kami menyambut baik hadirnya Perintis Berdaya Connect. Bagi kami, PBC bukan sekadar program baru. Tetapi cara baru untuk menghubungkan berbagai kekuatan selama ini yang telah tumbuh di Kota Batu,” ungkap Cak Nur, sapaannya.

Menurut Cak Nur, keberadaan PBC juga mendorong PLUT-KUMKM Kota Batu menjadi one-stop business development ecosystem. Ia berharap kehadiran program tersebut semakin memperkuat komitmen pemerintah dalam memberikan keberpihakan kebijakan kepada pelaku UMKM.

“Melalui PBC, PLUT juga didorong menjadi one-stop business development ecosystem. Maka kehadiran PBC semoga menjadi kontributor yang terbaik di dalam, terus melahirkan komitmen kita untuk memberikan keberpihakan kebijakan kepada UMKM sekalian,” ujarnya.

Cak Nur mengajak pelaku UMKM memanfaatkan ruang yang tersedia untuk memperluas jejaring sekaligus meningkatkan kapasitas usaha.

“Manfaatkan ruang ini untuk memperluas jejaring dan meningkatkan kapasitas dan teruslah naik kelas UMKM di Kota Batu khususnya,” tuturnya.

Ia berharap PBC dapat menjadi bagian dari perjalanan Kota Batu dalam membangun masyarakat yang mandiri, produktif, inovatif, dan memiliki daya saing.

“Semoga PBC menjadi bagian dari perjalanan kita membangun masyarakat Kota Batu yang mandiri, produktif, inovatif, dan semakin berdaya saing,” pungkas Nurochman.(*)

Tombol Google News

Tags:

Perintis Budaya Connect menko PM Kemenko PM Muhaimin Iskandar Plut-kumkm Kota Batu UMKM Naik Kelas Info Kota Batu Berita Kota Batu