KETIK, LEBAK – Air toilet umum di kawasan Alun-Alun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, kini kembali mengalir normal setelah sebelumnya sempat terputus akibat sumur bor yang longsor.
Kepastian itu disampaikan Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Lebak, Diana, usai melakukan perbaikan pada sumber air tersebut.
Diana mengatakan, gangguan diketahui setelah pihaknya menerima laporan bahwa pasokan air ke toilet umum tidak mengalir. Setelah dicek, sumur bor yang menjadi sumber utama mengalami longsor.
"Alhamdulillah, toilet umum Alun-Alun Rangkasbitung kini sudah berfungsi kembali airnya. Kemarin, air sumur bor longsor dan saya langsung perintahkan kepada kontraktor untuk dilakukan perbaikan. Air sudah bagus dan kencang ya," kata Diana, Selasa 27 Oktober 2026.
Ia menjelaskan, perbaikan tidak hanya menyasar sumur bor. Kontraktor juga memperbaiki fasilitas penunjang toilet, seperti pengecatan ulang bangunan dan perbaikan pintu kamar mandi yang rusak.
Berdasarkan pantauan di lokasi, pembuatan sumur bor baru juga dilakukan untuk memperkuat ketersediaan air ke depan.
Sejumlah petugas dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Lebak bersama pihak terkait meninjau kawasan pedestrian Alun-Alun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten. (Foto: Abdul Kohar/Ketik.com).
Perbaikan toilet umum ini sendiri merupakan bagian dari proyek penataan pedestrian dan toilet Alun-Alun Rangkasbitung dengan nilai kontrak Rp 929.903.000 yang bersumber dari APBD Kabupaten Lebak Tahun Anggaran 2026.
Tak hanya berfokus pada toilet, proyek tersebut juga mencakup penataan sarana dan prasarana pendukung di kawasan alun-alun.
Pekerjaannya meliputi pemasangan paving block di sekitar toilet, pemasangan granit di sejumlah titik seperti area depan Mesjid Agung, kawasan bola dunia, air mancur, depan perpustakaan, dan depan Lembaga Pemasyarakatan (LP).
Selain itu, proyek tersebut juga mencakup pemasangan rubber flooring atau lantai karet warna-warni di area bermain anak, penataan tempat duduk, serta perbaikan tiang dan lampu di sejumlah titik.
Penataan paving block juga dilakukan di kawasan lapangan basket hingga lapangan voli, sebagai bagian dari upaya pembenahan infrastruktur untuk menunjang aktivitas masyarakat di kawasan Alun-Alun Rangkasbitung. (*)
