KETIK, JAKARTA – Mantan pelatih timnas Amerika Serikat, Jurgen Klinsmann, menilai laga babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026 melawan Belgia, Selasa pagi 6 Juli 2026, kickoff 07.00 wib, akan menjadi momen yang sangat penting bagi perkembangan sepak bola di negaranya. Menurutnya, kemenangan atas Belgia akan menjadi tonggak sejarah baru bagi sepak bola Amerika Serikat.
Pertemuan kedua tim di Piala Dunia 2026 kembali mengingatkan pada duel di babak 16 besar Piala Dunia 2014. Saat itu, Amerika Serikat harus mengakui keunggulan Belgia dengan skor 2-1 setelah perpanjangan waktu, meski penjaga gawang Tim Howard tampil luar biasa dengan mencatatkan 16 penyelamatan, yang hingga kini masih menjadi rekor terbanyak dalam satu pertandingan Piala Dunia.
Klinsmann mengakui Belgia tetap menjadi favorit pada pertemuan kali ini. Menurutnya, pengalaman serta kualitas individu yang dimiliki skuad asuhan Belgia menjadi faktor pembeda, terlebih mereka baru saja mengalahkan Amerika Serikat 5-2 dalam laga persahabatan beberapa bulan lalu.
Meski begitu, pria asal Jerman itu melihat perkembangan signifikan dalam permainan tim asuhan Mauricio Pochettino. Bermain di hadapan pendukung sendiri dinilai memberi tambahan kepercayaan diri bagi skuad Stars and Stripes.
"Tim AS telah matang dan memiliki kepercayaan diri yang luar biasa sekarang, serta keyakinan karena menjadi tim tuan rumah dan sedang dalam performa bagus. Mereka telah menetapkan standar tinggi untuk diri mereka sendiri di babak pertama melawan Paraguay di pertandingan pembuka dan jika mereka mendekati level permainan itu, mereka mampu menjadi seperti Belgia." ujar Klinsmann dilansir ESPN.
Di sisi lain, Klinsmann juga memuji Belgia yang mulai menemukan performa terbaiknya setelah mengawali turnamen. Menurutnya, tim berjuluk Red Devils memiliki pengalaman yang cukup untuk tampil tenang dalam pertandingan besar serta diperkuat pemain-pemain yang mampu mengubah jalannya laga kapan saja.
Klinsmann turut mengenang pertemuan kedua tim di Brasil pada 2014. Ia mengungkapkan bahwa Amerika Serikat sebenarnya datang dengan penuh keyakinan setelah berhasil lolos dari fase grup yang dihuni lawan-lawan kuat seperti Portugal dan Jerman.
Menjelang duel babak 16 besar kali ini, Amerika Serikat mendapat tambahan kekuatan setelah striker Folarin Balogun dipastikan bisa bermain usai hukuman kartu merahnya dibatalkan. Sementara Belgia kembali mengandalkan pemain-pemain berpengalaman seperti Thibaut Courtois, Kevin De Bruyne, Romelu Lukaku, dan Axel Witsel yang juga menjadi bagian dari kemenangan atas Amerika Serikat pada Piala Dunia 2014.
Klinsmann menegaskan, apabila Amerika Serikat mampu menyingkirkan Belgia, pencapaian tersebut akan menjadi salah satu tonggak terbesar dalam sejarah sepak bola negara tersebut.
"Ini akan sangat berarti karena permainan ini terus berkembang selama tiga atau empat dekade terakhir. Sejak tahun 1990, ada begitu banyak tonggak sejarah yang telah dilalui program ini di Amerika Serikat dan ini akan menambah tonggak sejarah lain dalam proses tersebut untuk sepak bola di AS dan itu akan fantastis. Permainan ini sangat populer di mana-mana tetapi melaju ke babak selanjutnya Piala Dunia akan memberikan dorongan lain." tutupnya. (*)
.png)