KETIK, JAKARTA – Purbaya Yudhi Sadewa mengaku lega setelah tak lagi menjabat sebagai Menteri Keuangan (Menkeu).
Ia bahkan berseloroh kini persoalan utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh bukan lagi menjadi tanggung jawabnya.
Purbaya digantikan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan pada Senin, 14 September 2026.
Sehari setelah pergantian tersebut, Purbaya menghadiri serah terima jabatan (sertijab) di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta.
Saat ditanya mengenai nasib utang Whoosh setelah dirinya tak lagi menjabat Menkeu, Purbaya menjawab dengan nada bercanda.
“Kan bukan gue menteri keuangannya. Alhamdulillah, selamat gue (dari utang Woosh),” ujar Purbaya seusai sertijab di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa, 15 September 2026.
Sebelumnya, Purbaya mengungkapkan kewajiban utang proyek Whoosh akan dicicil hingga 80 tahun setelah melalui proses restrukturisasi.
Ia menyebut cicilan utang tersebut berada di kisaran Rp1 triliun atau sedikit di bawah Rp1 triliun per tahun.
Menurut Purbaya, besaran cicilan tersebut masih dapat ditangani oleh pemerintah.
Di sisi lain, Purbaya mengungkapkan dirinya sempat kesal setelah dicopot secara mendadak dari jabatan Menteri Keuangan.
Ia bahkan mengaku sempat kesulitan tidur karena memikirkan pencopotan tersebut.
“Semalam masih susah tidur, masih sebal juga toh. Sampai sekarang sudah lumayan,” kata Purbaya.
Ketika ditanya kembali apakah dirinya benar-benar merasa kesal atas pergantian tersebut, Purbaya mengatakan dirinya tetap memiliki perasaan sebagai manusia.
“Ya ada kan gue juga orang, bukan robot,” tegasnya.
Setelah proses sertijab selesai, Purbaya mengaku lebih lega.
Ia berharap dapat kembali tidur dengan tenang dan meyakini kondisinya akan lebih baik setelah tidak lagi memegang jabatan sebagai Menteri Keuangan.
“Nanti malam saya bisa tidur tenang, gitu. Semalam masih mikir-mikir, jadi agak susah tidur, tapi saya yakin besok sudah tenang, aman,” tutur Purbaya.(*)
