Puluhan Petani Bojonegoro Terima Alsintan, Wabup Nurul Azizah Ingin Biaya Bertani Lebih Hemat

21 Agustus 2026 07:59 21 Agt 2026 07:59

Sukiman, Rahmat Rifadin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Puluhan Petani Bojonegoro Terima Alsintan, Wabup Nurul Azizah Ingin Biaya Bertani Lebih Hemat

Saat menyerahkan bantuan, Wakil Bupati yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Bojonegoro ini mendorong para petani untuk melakukan modernisasi cara bercocok tanam, seperti penggunaan rice transplanter (alat tanam cepat) (foto Diskominfo Bojonegoro )

KETIK, BOJONEGORO – Puluhan perwakilan petani Bojonegoro menerima bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) Pra-Panen, Kamis, 20 Agustus 2926. Bantuan untuk kelompok tani (Poktan) dan Gapoktan ini diserahkan Wabup Bojonegoro Nurul Azizah didampingi Kepala DKPP Zaenal Fanani di aula DKPP Kabupaten Bojonegoro.

Penyerahan bantuan yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Timur TA 2026 ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah daerah dalam merangkul serta menjawab langsung aspirasi dan beban kerja para petani di tingkat tapak.

Petani Bojonegoro Terima Bantuan Alsintan Pra Panen untuk Percepat Olah Lahan dan Tingkatkan Produksi

Dalam kesempatan tersebut,  Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bojonegoro, Zaenal Fanani, menegaskan komitmen jajarannya untuk mengawal pemanfaatan bantuan alsintan ini agar berdaya guna secara maksimal di lapangan.

"Bantuan alsintan pra-panen ini didistribusikan untuk menjawab kebutuhan riil petani dalam mempercepat masa olah lahan hingga masa tanam. Kami di DKPP bersama para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) akan melakukan pendampingan intensif kepada Poktan dan Gapoktan penerima,” katanya. 

DKPP lanjut dia, akan terus memastikan alat-alat ini dirawat dengan baik, digunakan secara komunal bersama anggota kelompok, serta tidak ada yang mangkrak sehingga produktivitas dan pendapatan petani Bojonegoro benar-benar meningkat.

Melalui sinergi lintas pihak, modernisasi teknologi pertanian, serta pengawasan dan pendampingan yang ketat, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro optimistis ketahanan pangan daerah akan semakin kokoh dan tingkat kesejahteraan para pejuang pangan di Bojonegoro semakin meningkat.

Sementara itu, Dalam sambutannya, Wakil Bupati Nurul Azizah menegaskan bahwa penyaluran alsintan ini teralisasi berkat sinergi dan kolaborasi erat antara Pemkab dan DPRD. Yakni melalui mekanisme Jaring Aspirasi (Pokir DPRD), SIPD, serta Musrenbang.

"Perencanaannya panjang dan akuntabel, mulai dari Musrenbang hingga verifikasi OPD. Bahkan setelah diserahkan, akan terus diawasi oleh Inspektorat, BPK, dan BPKP agar benar-benar difungsikan dan memberi manfaat nyata bagi petani," tegas Nurul Azizah di hadapan peserta.

Tak hanya menyerahkan bantuan, Wakil Bupati yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Bojonegoro ini mendorong para petani untuk melakukan modernisasi cara bercocok tanam, seperti penggunaan rice transplanter (alat tanam cepat) agar proses menanam lebih hemat biaya operasional dan efisien. (*)

Tombol Google News

Tags:

Kelompok Tani (Poktan) Kabupaten Bojonegoro