KETIK, BATU – Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu menjadi lokasi diselenggarakannya Pendidikan dan Latihan (Diklat) Tani Merdeka Indonesia. Kegiatan ini ditujukan untuk memperkuat kapasitas dan sinergi para petani dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Dalam agenda kegiatan,tersebut tampak komitmen gerakan ini yang diselaraskan dengan visi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk membangun negeri bersama sektor pertanian. Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus pusat Tani Merdeka Indonesia, termasuk Ketua Dewan Pembina Dr. Sudaryono, B. Eng., M.M., MBA, Ketua Umum Don Muzakir, serta Komandan Batalyon Garuda Putih, Ledi Handoyo, S.Si.
Melalui diklat ini, diharapkan para peserta dapat membawa pulang inovasi dan strategi baru guna meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani di daerah masing-masing.
Sementara itu, Ketua DPD TMI Bojonegoro H. Junaedi S.H. saat dikonfirmasi wartawan
Mengatakan Dengan agenda acara kegiatan Diklat dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Bojonegoro.
"Kami memberikan apresiasi setinggi tingginya kepada Bapak Presiden RI Bapak H. prabowo Subianto melalui Kementrian pertanian Wakil Menteri Pertanian juga pejabat Ketua Dewan Pembina Dr. Sudaryono, B. Eng., M.M., MBA, sangat serius memperhatikan para petani di jawa timur khususnya terkait ketahanan pangan Nasional," jelasnya.
Baca Juga:
Tani Merdeka Indonesia Komitmen Kawal Ketat Program Pupuk Subsidi di BrebesIa menambahkan, Diklat di jawa timur sangat penting untuk peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) pondasi mendasar supaya mental lingkungan personil /jajaran anggota TMI tangguh dan terukur sehingga untuk mempertahan ketahanan pangan di jawa timur lumbung pangan nasional tetap terjaga untuk memenuhi kebutuhan pangan jawa timur dan lebih luas secara nasional pungkasnya. (*)