KETIK, SLEMAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab Sleman) mengambil langkah penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Langkah nyata ini diwujudkan melalui penguatan sinergi bersama Kejaksaan Negeri Sleman yang dikemas dalam kegiatan silaturahmi formal di Aula Lantai III Kantor Kejaksaan Negeri Sleman, Rabu 26 Agustus 2026.
Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya, dan disambut hangat oleh Kepala Kejaksaan Negeri Sleman, Dinar Kripsiaji. Agenda ini juga dihadiri oleh para Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Sleman.
Pertemuan tersebut sekaligus menjadi wadah untuk mempererat komunikasi sekaligus membangun sinergitas antara Kejaksaan Negeri Sleman dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Sleman dalam mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan dan pembangunan daerah.
Sinergi Strategis untuk Pembangunan dalam Koridor Hukum
Dalam arahannya di hadapan para pejabat yang hadir, Bupati Harda menekankan bahwa kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum merupakan pilar fundamental.
Kehadiran aparat penegak hukum dipandang bukan sebagai batasan, melainkan sebagai mitra strategis untuk memastikan seluruh program kerja, alokasi anggaran, dan kebijakan strategis pemerintah dapat terlaksana secara tertib, efektif, efisien, dan tepat sasaran.
Baca Juga:
Pemkab Sleman Beri Penghargaan Lunas Awal PBB-P2 2026, Realisasi Pajak Capai 95 PersenLebih lanjut, Bupati Harda menjelaskan bahwa kolaborasi tersebut tidak hanya berfokus pada penindakan, melainkan harus diarahkan secara optimal pada upaya preventif melalui komunikasi dan koordinasi yang baik.
Hal ini diharapkan dapat memberikan dukungan terhadap percepatan pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Berbagai potensi kendala administratif maupun hukum di lapangan dapat dimitigasi sejak awal melalui komunikasi intensif serta konsultasi yang terbuka.
Hal tersebut diyakini mampu memberikan rasa aman bagi jajaran birokrasi dalam bekerja, sehingga percepatan pembangunan infrastruktur maupun peningkatan kualitas pelayanan publik dapat terwujud secara maksimal demi kemaslahatan masyarakat luas di Bumi Sembada.
"Harapannya, komunikasi dan koordinasi antara Pemkab Sleman dan Kejari Sleman semakin kuat. Dengan demikian, pembangunan di Kabupaten Sleman dapat berjalan dengan baik dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," ungkap Harda menegaskan pentingnya kesinambungan komunikasi antarinstansi.
Baca Juga:
16 Kasus Karhutla Ditangani Polda Sumsel, 20 Orang Jadi TersangkaKomitmen Kejari Sleman Mengawal Stabilitas Pemerintahan
Menanggapi sambutan tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Sleman Dinar Kripsiaji menyambut positif kunjungan kerja jajaran eksekutif Pemkab Sleman.
Pihaknya menyatakan komitmen penuh untuk mendampingi, mengawasi, sekaligus mendukung setiap program pembangunan yang dicanangkan oleh pemerintah daerah, tentunya selaras dengan tugas pokok dan fungsi kejaksaan.
Dalam kegiatan tersebut, dibahas pula berbagai hal terkait penguatan koordinasi dan kolaborasi antarlembaga. Sinergitas antara Kejaksaan Negeri Sleman dan Pemerintah Kabupaten Sleman diharapkan dapat terus ditingkatkan, khususnya dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik.
Memastikan pelaksanaan program pembangunan berjalan optimal, serta memberikan manfaat dan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Sleman.
Dinar juga mengingatkan pentingnya kolaborasi berkelanjutan dan saling percaya antara kedua lembaga dalam menghadapi berbagai tantangan birokrasi ke depan. Ia mengajak seluruh jajaran di lingkup Pemkab Sleman untuk tidak ragu membangun komunikasi yang transparan guna menciptakan iklim pemerintahan yang bersih dari penyimpangan.
"Saya mohon kerja sama dan dukungan dari bapak ibu semua. Hal ini tidak hanya untuk saya pribadi, namun juga untuk Pemerintah Kabupaten Sleman," pungkas Dinar menutup pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut. (*)