KETIK, MALANG – Satlantas Polresta Malang Kota menjaring puluhan pelanggar lalu lintas pada hari pertama pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026 di wilayah Kota Malang, Senin, 26 Oktober 2026.

Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Rio Angga Prasetyo, mengatakan penindakan dilakukan dengan memaksimalkan kamera E-TLE statis, teguran presisi, hingga tilang manual.

"Di hari pertama Operasi Patuh Semeru pada Senin kemarin, tercatat ada sebanyak 60 pelanggar. Dengan rincian E-TLE statis 58 pelanggar dan teguran presisi 2 pelanggar," jelasnya kepada Ketik.com, Selasa, 27 Oktober 2026. 

Kompol Rio mengungkapkan, jenis pelanggaran yang mendominasi pada hari pertama adalah pengemudi mobil yang tidak menggunakan sabuk pengaman, disusul oleh pengendara sepeda motor yang tidak memakai helm.

"Untuk penindakan tilang manual bagi pelanggaran kasat mata seperti menggunakan knalpot tidak standar (brong), masih belum ada," tambahnya. 

Baca Juga:
Tekan Angka Kecelakaan, Polres Batu Gelar Operasi Patuh Semeru 2026 Selama Dua Pekan

Petugas menindak engendara sepeda motor tidak memakai helm dengan Teguran Presisi pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026 di Kota Malang, Selasa, 27 Oktober 2026. (Foto: Kukuh/Ketik)

Kamera E-TLE statis terpantau aktif menindak di empat titik strategis, yakni Simpang Kaliurang (Jl. Letjen Sutoyo, Kec. Klojen), Simpang Kasin (Jl. Arif Margono, Kec. Klojen), Simpang Jembatan Suhat (Jl. Soekarno-Hatta), dan Simpang Jl. Ahmad Yani.

Sementara itu, sanksi bagi dua pelanggar lainnya diberikan melalui aplikasi Teguran Presisi. Inovasi Ditlantas Polda Jatim untuk memberikan teguran simpatik secara digital. Petugas di lapangan akan menginput data kendaraan, identitas pengendara, dan jenis pelanggaran ke dalam aplikasi, yang kemudian secara otomatis mengirimkan notifikasi peringatan via WhatsApp kepada pelanggar.

Meski bersifat simpatik dan edukatif, teguran ini tetap tercatat secara resmi dalam sistem Traffic Attitude Record (catatan perilaku berlalu lintas) sebagai bahan evaluasi kepolisian.

Baca Juga:
Jangan Asal Pijat! Perawat Klinik Pratama UM Bagikan Cara Tepat Menangani Cedera saat Berolahraga

"Melalui Operasi Patuh Semeru 2026 yang dilaksanakan selama 14 hari, kami terus mengimbau kepada masyarakat untuk selalu disiplin dan mematuhi peraturan demi keamanan serta keselamatan bersama di jalan," tandasnya. (*)