KETIK, ACEH SINGKIL – Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Singkohor, Aceh Singkil, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan penuh khidmat dan kemeriahan.
Berbeda dari biasanya, sebelum memasuki acara inti berupa ceramah agama, panitia menyelenggarakan aneka perlombaan Islami yang diikuti ratusan anggota majelis taklim dan masyarakat setempat.
Kegiatan yang dipusatkan di Kompleks Halaman kantor Kecamatan Singkohor ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar-umat sekaligus meningkatkan kecintaan kepada Baginda Rasulullah SAW, kata Irama br Sinaga, ketua BKTM Singkohor, Sabtu, 10 Oktober 2026.
Dikatakan, aneka lomba yang digelar sejak pagi hari diantaranya lomba Rebana, lomba sholawat solo, lomba Tajhiz mayit dan menghias tumpeng.
Irama br Sinaga, menyatakan bahwa rangkaian lomba ini sengaja dihadirkan sebagai wadah syiar yang kreatif. Selain mengasah wawasan keagamaan para anggota majelis taklim, kompetisi ini juga berhasil membangun suasana kebersamaan yang hangat sebelum para jemaah mendengarkan siraman rohani.
"Kami ingin peringatan Maulid Nabi tahun ini tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga momentum untu menggali potensi, memperkuat ukhuwah Islamiyah, dan menghidupkan kembali semangat meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
"Format acara kita desain dua hari, Kamis tanggal 8 acara lomba, dan Jum'at tanggal 9 tausyiah agama,"
Setelah seluruh rangkaian lomba selesai, lanjutnya, sesi utama yang sangat dinantikan ialah penampilan Dai cilik berbakat, Abizar Arrifai, yang didatangkan dari Kota Subulussalam.
Penampilan retorika dakwah dari dai cilik ini berhasil memukau dan menyentuh hati para jemaah yang hadir.
Kemudian, ceramah agama (tausiyah) inti yang disampaikan Ustaz Ahmadi, S.H.I., S.Pd.
Beliau menyampaikan pesan moral mendalam kepada seluruh jamaah agar memperkuat fondasi iman dan takwa dalam kehidupan sehari-hari.
"Jangan pernah meninggalkan shalat lima waktu, selalulah merutinkan membaca Al-Qur'an sebagai benteng diri dan keluarga, " kata ustadz Ahmadi berpesan. (*)
