Halsel Juara III Creative Financing, Arsitektur Fiskal Daerah Dinilai Makin Adaptif

21 Mei 2026 20:40 21 Mei 2026 20:40

Thumbnail Halsel Juara III Creative Financing, Arsitektur Fiskal Daerah Dinilai Makin Adaptif

Ketua DPRD Halsel Salma Samad saat menerima penghargaan (Foto: Alif For Ketik.com)

KETIK, HALMAHERA SELATAN – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan kembali mencatat prestasi di tingkat nasional. Daerah berjuluk Bumi Saruma itu meraih Juara III Kategori Creative Financing atau pembiayaan kreatif tingkat kabupaten dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Nusa Tenggara dan Maluku.

Ajang yang diinisiasi Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia bekerja sama dengan Garuda TV itu berlangsung di kawasan Senggigi, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Selasa malam, 19 Mei 2026.

Penghargaan tersebut diterima langsung Ketua DPRD Kabupaten Halmahera Selatan, Hj. Salma Samad, yang hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan.

Capaian ini sekaligus mengantarkan Halmahera Selatan menerima Dana Insentif Fiskal sebesar Rp1 miliar dari pemerintah pusat. Dana tersebut akan diarahkan untuk mendukung pembangunan daerah dan memperkuat kualitas pelayanan publik.

Kategori Creative Financing diberikan kepada pemerintah daerah yang dinilai mampu menghadirkan inovasi pembiayaan, memperluas ruang fiskal, serta mempercepat pembangunan secara berkelanjutan.

Bagi Halmahera Selatan, penghargaan ini menjadi penanda bahwa tata kelola fiskal daerah mulai bergerak lebih adaptif. Pemerintah daerah dinilai mampu memperkuat pengelolaan keuangan, mengoptimalkan aset, serta mendorong peningkatan pendapatan asli daerah melalui pendekatan yang lebih inovatif.

Ketua DPRD Halmahera Selatan, Hj. Salma Samad, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menyebut penghargaan nasional ini harus menjadi energi baru untuk mempercepat pembangunan yang lebih terukur dan langsung dirasakan masyarakat.

“Penghargaan nasional dan insentif fiskal sebesar Rp1 miliar ini harus menjadi momentum percepatan pembangunan daerah untuk mewujudkan Halmahera Selatan yang lebih baik, beradab, dan penuh berkah. DPRD akan terus memperkuat fungsi pengawasan dan penganggaran agar dana insentif tersebut benar-benar digunakan untuk program yang menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Salma juga menegaskan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif. Menurutnya, inovasi fiskal tidak boleh berhenti sebagai capaian administratif, tetapi harus menjadi instrumen pembangunan yang inklusif, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan publik.

Ia berharap prestasi ini semakin memperkuat semangat kebersamaan Saruma dalam membangun kemandirian ekonomi daerah yang lebih berdaya saing.

Tombol Google News

Tags:

Halmahera Selatan Creative Financing Inovasi Fiskal Insentif Fiskal Rp1 Miliar Kemendagri