KETIK, PROBOLINGGO – Wali Kota Probolinggo, Aminuddin, kecewa atas hasil imbang 0:0 Spanyol vs Cape Verde, dalam laga Grup H Piala Dunia 2026, Senin 15 Juni 2026 malam. Kesan itu disampaikannya usai nobar bersama pejabat pemkot setempat dan ratusan masyarakat di lapangan basket GOR Ayani.
Kepala daerah asli Palembang itu, menyatakan, laga berlangsung di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, itu menghadirkan kejutan. “Iya. Spanyol yang lebih diunggulkan ternyata gagal menembus pertahanan rapat Cape Verde, ya. Kan kita lihat tadi Spanyol, tadi juga mendominasi penguasaan bola,” katanya sambil tertawa.
Catatan ketik.com, tim berjuluk La Roja, itu memang melepaskan 23 tembakan. Delapan di antaranya mengarah ke gawang. Namun tak satupun serangan dibangun berbuah gol. “Saya lihat strategi 4-4-2 diterapkan dari awal untuk bertahan dan ternyata Cape Verde, memang berhasil meredam agresivitas serangan Spanyol,” sambung Aminuddin.
Meski mengaku tak memiliki tim jagoan, Wali Kota Probolinggo, nampak antusias mengikuti jalannya turnamen sepak bola dunia terakbar 2026 ini. “Saya akan nobar lagi bersama masyarakat. Tapi ambil jam-jam yang tidak mengganggu aktivitas ngantor esok hari,” katanya.
Terpisah, dua kepala dinas menyatakan siap menindaklanjuti keinginan wali kota kembali menggelar nobar piala dunia 2026. Keduanya adalah Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Kota Probolinggo, M. Abbas, dan Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUP) Kota Probolinggo, Agus Effendi.
Baca Juga:
Hasil Piala Dunia 2026: Iran Tahan Imbang Selandia Baru 2-2 di Los Angeles"Insyaallah akan kami gelar lagi pada setiap pertandingan yang diadakan pukul 11 malam (23.00 WIB). Kami juga siapkan hadiah doorprize menarik. Tujuan utamanya adalah meramaikan sentra kuliner di sini, supaya roda ekonomi para pedagang terus berputar," kata M. Abbas.
Sedangkan Agus Efendi, mengusahakan agar nobar di gebyar hingga perkampungan. “Untuk menarik massa yang lebih luas, nanti kita akan sosialisasikan ke Camat dan Lurah agar mendorong nobar di wilayahnya. Dengan acara nobar, paling tidak, omzet teman-teman UMKM bisa ikutan meningkat dibanding hari biasa," ujar Agus Efendi. (*)