KETIK, MALANG – Pemerintah Kota (Pemkot Malang) kembali menghadirkan Warung Tekan Inflasi (WTI) untuk intervensi kenaikan harga bahan pokok. WTI akan dibuka di 2 pasar yakni Pasar Blimbing dan Pasar Dinoyo. 

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menjelaskan melalui WTI yang digelar di pasar, diharapkan mampu mengendalikan harga bahan pokok. 

"Kemudian untuk harga yang naik, kita akan membuat warung tekan inflasi. Insyaallah dalam minggu ini warung tekan inflasi akan ada, supaya kita bisa mengendalikan harga," ujar Wahyu, Sabu, 30 Mei 2026. 

Menurutnya pelaksanaan WTI lebih efektif dalam menekan kenaikan harga dibandingkan pasar murah. Terlebih dalam WTI, Pemkot Malang mengandalkan skema kerja sama antar daerah (KAD). 

"Warung tekan inflasi ini ada di pasar-pasar. Kalau pasar murah masih kita belum bisa menekan. Tapi dengan WTI, sudah terbukti bisa menurunkan harga dengan KAD," lanjutnya. 

Baca Juga:
Terikat Kerja Sama dengan Pihak Ketiga, Pemkot Malang Kaji Solusi Baru Penataan Pasar Blimbing

Pada WTI, salah satu komoditas yang diintervensi ialah cabai. Kondisi tersebut dilakukan seiring dengan naiknya harga cabai rawit di pasaran. 

"Sementara yang paling tinggi yang tidak terkendali kan cabai. Kita buat cabai-cabai di WTI," katanya. (*)

Baca Juga:
Wali Kota Malang Minta Warga Tak Panic Buying: Stok Aman, Warung Tekan Inflasi Segera Hadir