KETIK, BOJONEGORO – Ketik Bojonegoro  DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bojonegoro menggelar Pendidikan Politik sekaligus Ta'aruf pengurus baru periode 2026–2031 di Kantor DPC PPP Bojonegoro, Minggu, 31 Agustus 2026. 

Suasana penuh kekeluargaan menyelimuti acara, yang dihadiri jajaran Majelis Syariah, Majelis Pertimbangan, Majelis Pakar, serta seluruh pengurus dan sayap partai.
 
Ketua DPC PPP Bojonegoro,  H. Anggara, S.S.I., MM.   dalam sambutannya menyampaikan bahwa kepengurusan periode ini diwarnai masuknya sejumlah wajah baru, terutama dari kalangan pemuda. Ia mengajak seluruh pengurus untuk bekerja sama tanpa sekadar menonjolkan jabatan.
 
"Saya ini ketua hanya biasa. Tapi ke depan kita bangun bareng-bareng. Tidak ada istilah 'aku bisa, kamu tidak bisa'. Semua berjuang bersama, karena PR ke depan jauh lebih besar," ujar Ainu Anggra 
 
Ia juga menyemangati kader-kader muda yang siap menjadi calon legislatif pada Pemilu 2031, dan menegaskan perlunya kerja keras meraih kursi di daerah pemilihan yang belum terisi wakilnya.

Ia menambahkan berharap masing masing dapil 
Selalu kompak kebersamaan membesarkan PPP sehingga masing masing dapil memperoleh satu sudah Alhamdulillah, tegasnya.
 
Sementara itu, Dalam sambutannya, Ketua Majelis Pertimbangan DPC PPP Bojonegoro H. Sunaryo Abuma'in,  menyoroti struktur organisasi partai yang dinilai "terlalu gemuk", namun mengingatkan agar setiap majelis memahami tugas pokoknya — memberi pertimbangan, bukan mengambil keputusan.
 
Beliau juga mengingatkan sejarah panjang perjuangan PPP sejak masa Orde Baru. Termasuk peran penting partai dalam melahirkan Undang-Undang Perkawinan Nomor 1 Tahun 1974.

"Hafalkan itu! Anak-anak kalian bisa kawin sah, berkat perjuangan PPP dulu," tegasnya disambut tepuk tangan hadirin.

Dalam kesempatan itu, H. Sunaryo Abuma'in, yang akrab di sapa Mbah Naryo ini menyampaikan pesan harapan besar menghadapi Pemilu 2029. Ia mengakui tantangan sangat berat, mengingat pada Pemilu 2024 PPP gagal lolos ambang batas parlemen (Parliamentary Threshold) hingga kehilangan kursi di DPR RI, padahal sebelumnya memiliki 19 wakil.

Baca Juga:
PIRA Bojonegoro Perkuat Konsolidasi Pengurus Lewat Kegiatan HUT RI dan Maulid Nabi

"Kita belum punya wakil di Senayan. Maka, harapan kita satu: semoga Pemilu depan PPP lolos ambang batas dan kembali masuk Senayan," harap Sunaryo disambut seruan "Aamiin" seluruh hadirin.

Mbah Sunaryo juga melaporkan seluruh data keanggotaan sekitar 2.000 orang sudah tersimpan rapi dalam sistem, siap digunakan untuk verifikasi faktual.

Bahkan, aset partai diserahkan dengan gaya santai namun tegas — menyiratkan komitmen transparansi.
Ia memuji capaian Bojonegoro yang meraih 3 kursi DPRD pada Pemilu lalu, dan berharap angka itu bertambah banyak di masa mendatang.

Acara ditutup dengan harapan agar pengurus lama dan baru bersatu padu, melanjutkan estafet perjuangan dengan semangat baru, demi mengembalikan kejayaan PPP, setidaknya seperti masa-masa emasnya di masa lalu teganya. (*)

Baca Juga:
Anggota DPRD Bojonegoro Fraksi Gerindra Sahudi Gelar Reses Masa Sidang II Tahun 2026, Serap Aspirasi Warga