KETIK, HALMAHERA SELATAN – Hari Ulang Tahun ke-23 Kabupaten Halmahera Selatan tahun 2026 tidak hanya dirayakan dengan pesta, seremoni, dan panggung kebersamaan. Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Pemkab Halsel) menghadirkan sesuatu yang lebih dekat dengan denyut hidup masyarakat: kesempatan kerja.

Melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Pemkab Halsel membuka Saruma Job Fair 2026, sebuah bursa kerja besar yang disiapkan sebagai hadiah nyata bagi masyarakat dalam momentum hari jadi daerah. Kegiatan ini menghadirkan lebih dari 1.000 lowongan kerja dari perusahaan nasional, regional, hingga lokal.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Halmahera Selatan, Dr. Daud Djubedi, SH, mengatakan Saruma Job Fair 2026 menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian HUT ke-23 Halsel. Ia menyebut kegiatan ini bukan sekedar pelengkap perayaan, melainkan ruang besar yang mempertemukan masyarakat dengan dunia kerja secara langsung.

“Saruma Job Fair menjadi bursa kerja terbesar sepanjang sejarah Halmahera Selatan. Lebih dari 1.000 lowongan kerja dari berbagai perusahaan nasional, regional, dan lokal”, kata Daud Senin 8 Juni 2026.

Saruma Job Fair 2026 dijadwalkan berlangsung pada 10–13 Juni 2026 di kawasan UMKM Milenial Bacan, Labuha. Lokasi ini dipilih sebagai ruang terbuka yang dekat dengan masyarakat, sekaligus menjadi pusat aktivitas ekonomi dan perayaan HUT Halsel ke-23.

Baca Juga:
Game Plan Safrudin Rasid Berbuah Tiga Poin, Halsel Pecah Blok Haltim di Porprov V Malut

Bagi Pemkab Halsel, hari ulang tahun daerah tidak cukup hanya dirayakan dengan kegiatan hiburan. Lebih dari itu, HUT ke-23 harus menjadi momentum menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama generasi muda dan para pencari kerja.

“Bapak Bupati menegaskan visi strategis, HUT tidak hanya seremoni tahunan, namun menghadirkan Saruma Job Fair hadir sebagai bentuk nyata perhatian pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan lapangan pekerjaan”, papar Daud Djubedi.

Dari total lowongan yang tersedia, sekitar 500 posisi dibuka untuk tenaga kerja terampil. Sementara lebih dari 600 posisi lainnya diperuntukkan bagi tenaga kerja non-skill. Komposisi ini memberi ruang luas bagi masyarakat dari berbagai latar belakang pendidikan, kemampuan, dan pengalaman.

Daud mengatakan kesempatan tersebut terbuka bagi lulusan SMA, SMK, Diploma, hingga Sarjana. Pemerintah daerah berharap ribuan putra-putri Saruma dapat memanfaatkan momentum ini untuk masuk ke dunia kerja, memperkuat ekonomi keluarga, dan membangun masa depan yang lebih baik.

Baca Juga:
Selamatan Desa Busua, Ritus Sakral yang Membaca Ulang Kosmologi Budaya Halmahera Selatan

“Kesempatan emas ini terbuka bagi lulusan SMA, SMK, Diploma hingga Sarjana. Ribuan putra-putri Saruma diharapkan dapat memanfaatkan momentum berharga ini untuk memperoleh pekerjaan yang layak, meningkatkan kesejahteraan keluarga, sekaligus membangun masa depan yang lebih baik”, sebutnya lagi.

Berbagai posisi kerja ditawarkan dalam Saruma Job Fair 2026. Mulai dari operator alat berat, mekanik, welder, driver, translator, accounting, IT support, sales force, staf administrasi, admin media sosial, staf operasional, hingga tenaga teknis dan profesional lain di sejumlah sektor industri.

Tidak hanya membuka akses kerja di dalam negeri, Saruma Job Fair 2026 juga menghadirkan peluang kerja ke luar negeri. Kegiatan ini mendapat dukungan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia atau BP3MI Sulawesi Utara, yang akan memberikan informasi, konsultasi, dan pendampingan bagi masyarakat yang ingin bekerja secara legal, aman, dan profesional di luar negeri.

“Saruma Job Fair 2026 tidak hanya membuka peluang kerja di dalam negeri. Kegiatan ini juga menghadirkan kesempatan kerja ke luar negeri melalui dukungan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Utara, yang akan memberikan informasi, konsultasi, serta pendampingan bagi masyarakat yang ingin bekerja secara legal dan profesional di luar negeri,” jelas Daud.

Daud menegaskan, Saruma Job Fair 2026 menjadi bagian dari komitmen Pemkab Halsel dalam memperluas akses kerja, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, dan menekan angka pengangguran di daerah.

“Dalam usia ke 23 Tahun Pemda, kegiatan Saruma Job Fair merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam memperluas kesempatan kerja, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menekan angka pengangguran di Kabupaten Halmahera Selatan”, detail Daud.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Halsel ingin memastikan perayaan HUT daerah tidak berhenti pada kemeriahan sesaat. Saruma Job Fair dirancang sebagai panggung peluang, tempat masyarakat bertemu langsung dengan perusahaan, membawa lamaran, mengikuti proses seleksi, dan membuka jalan menuju pekerjaan yang layak.

“Saruma Job Fair menjadi jembatan yang mempertemukan dunia usaha dengan para pencari kerja secara langsung. Dengan demikian, proses rekrutmen dapat berlangsung lebih cepat, efektif, transparan, dan tepat sasaran,” harap Daud.

Daud juga mengajak masyarakat, khususnya para pencari kerja, untuk menyiapkan seluruh dokumen lamaran dengan baik. Mulai dari daftar riwayat hidup, ijazah, KTP, sertifikat pendukung, hingga berkas lain yang dibutuhkan perusahaan peserta.

Bagi Halmahera Selatan, Saruma Job Fair 2026 menjadi agenda perayaan semata. Ia tampil sebagai simbol harapan baru, bahwa hari ulang tahun daerah dapat menjadi ruang produktif untuk membuka masa depan masyarakat.

Dengan lebih dari 1.000 lowongan kerja yang disiapkan, Saruma Job Fair 2026 menjadi salah satu persembahan paling berharga dalam HUT Halsel ke-23. Dari Bumi Saruma, perayaan tahun ini bergerak lebih jauh: dari seremoni menuju solusi, dari panggung hiburan menuju peluang, dan dari hari jadi daerah menuju masa depan masyarakat yang lebih sejahtera, produktif, dan berdaya saing.