Massa Forum Rembug Masyarakat Jombang (FRMJ) menggelar aksi unjuk rasa di kantor Pemkab dan DPRD Jombang, Selasa 7 April 2026. (Foto: Rifat/Ketik.com)
Ada beberapa kebijakan Pemkab dan DPRD Jombang menjadi sorotan dalam aksi tersebut. Mereka membawa berbagai spanduk untuk menyuarakannya sebagai aspirasi masyarakat. "Rakyat disuruh irit BBM, Pejabat foya-foya," begitu tulisan salah satu spanduk yang dibawa salah satu demonstran. (Foto: Rifat/Ketik.com)
Yang menjadi sorotan lain oleh FRMJ di antaranya rencana pengadaan seragam anggota DPRD Jombang dengan anggaran hampir mencapai Rp500 juta yang telah tertuang dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk tahun 2026. (Foto: Rifat/Ketik.com)
“Kami minta pengadaan seragam (anggota DPRD Jombang) dibatalkan. Nilainya hampir Rp500 juta per tahun, ini tidak sejalan dengan penderitaan masyarakat saat ini,” ucap Koordinator aksi, Joko Fattah Rochim. (Foto: Rifat/Ketik.com)
FRMJ menyebut mereka akan kembali menggelar aksi dengan jumlah massa lebih besar jika tuntutan tidak ditindaklanjuti. (Foto: Rifat/Ketik.com)