KETIK, PACITAN – Kabar burung soal duet Ketua DPRD, Ronny Wahyono dan Wakil Bupati (Wabub), Gagarin Sumrambah macung maju di Pilkada Pacitan 2024 bakal jelas sebentar lagi.

DPD Golkar Pacitan berjanji, akan mengumumkan pasangan calon bupati dan wakil bupati dalam waktu dekat.

Namun, menunggu konsolidasi partai koalisi rampung terbentuk.

Wakil Ketua Bidang Komunikasi Media, Penggalangan Opini, Ormas dan Kerja sama Antar Lembaga DPD Partai Golkar Pacitan Hadi Suwarno mengatakan, secara organisasi, pihaknya sudah menerima dua kunjungan partai politik (parpol). Yakni, dari PDI-P dan PKS.

Sementara, antara internal DPD Golkar dengan Ronny Wahyono malah belum menjalin komunikasi intens.

Baca Juga:
MBG untuk Bumil-Balita Belum Merata, Pacitan Minta BGN Tambah Dapur SPPG di Wilayah 3T

Kendati begitu, Nano sapaan akrabnya menyatakan, keputusan resmi soal duet Ronny-Gagarin ini akan diumumkan paling lambat Juli akhir.

"Sudah ada gambaran. Sabar, ini masih menunggu petunjuk DPP dan DPD Golkar Jawa Timur," katanya kepada Ketik.co.id, Senin, (8/7/2024).

"Nanti akan diputuskan di koalisi antara partai Golkar dan temen-temen," tambahnya.

Pun dengan gagasan yang sama, yakni Gagarin tetap jadi kandidat calon bupati. Sesuai arahan Golkar pusat.

Baca Juga:
2.121 Unit BSPS Pacitan 2026 Mulai Dibangun, Masuki Tahap Distribusi Material

"Jadi begini, sampai dengan detik ini. Dipertegas surat DPP Golkar yang ketiga dalam klausulnya disampaikan bahwa, dalam surat penunjukan itu masih mengacu pada surat penunjukan yang pertama. Jadi, hingga saat ini Pak Gagarin tetap menjadi bakal calon bupati di Pilkada yang diusung DPD Golkar Pacitan," terangnya.

"Tentu kami akan umumkan segera, siapa yang akan menjadi bakal calon wakil bupatinya Pak Gagarin nanti," imbuhnya.

Lebih lanjut, DPD Golkar Pacitan saat ini tengah mengejar target untuk menyelesaikan konsolidasi internal dan penetapan jadwal deklarasi koalisi.

Dijadwalkan tuntas pada pertengahan-akhir bulan ini. 

"Sesuai dengan jadwal yang kami dapatkan dari DPP, di bulan Juli tanggal 1-15 kita konsen untuk konsolidasi partai. Lalu, tanggal 15-30 nanti, baru kami rencanakan kapan waktu yang tepat untuk mengikrarkan partai Golkar dengan partai koalisi," tandasnya. (*)