KETIK, MALANG – Kejadian pembobolan toko spesialis penjualan handphone (HP) iPhone Dinasty Apple di Jalan Nusakambangan Kecamatan Klojen Kota Malang menjadi atensi pihak kepolisian. Kasus tersebut ditangani oleh Satreskrim Polresta Malang Kota dan masih dilakukan penyelidikan. 

Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobikhin mengatakan, bahwa kejadian pencurian tersebut sudah dilaporkan dan petugas telah mendatangi lokasi untuk mengecek dan melakukan olah TKP. 

Namun minimnya saksi yang mengetahui, membuat petugas harus melakukan penyelidikan secara mendalam. Setelah melakukan olah TKP, petugas mengorek informasi dengan meminta keterangan karyawan toko. 

"Korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Malang Kota dan sudah ditangani oleh Satreskrim. Saat ini, masih dalam penyelidikan lebih lanjut," ujarnya kepada Ketik.com, Senin, 25 Mei 2026. 

Selain meminta keterangan karyawan toko, polisi juga telah mengantongi bukti rekaman CCTV yang menyorot ke area dalam toko. Dalam rekaman tersebut, ciri-ciri pelaku berhasil diketahui yaitu beraksi seorang diri, memakai helm dan bermasker. 

Baca Juga:
Blusukan hingga Tingkat RT, PSI Jatim Panaskan Mesin Politik Jelang Pemilu

"Bukti rekaman CCTV dalam toko sudah kami kantongi. Saat ini, rekaman tersebut tengah didalami oleh tim Opsnal Satreskrim Polresta Malang Kota," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, 20 iPhone dari berbagai seri yang berada di etalase toko Dinasty Apple di Jalan Nusakambangan Kecamatan Klojen Kota Malang hilang dicuri pada Minggu, 24 Mei 2026 dinihari. 

Dari 20 unit iPhone yang diambil pelaku terdiri dari  seri 11, 12 Pro Max, 13 Pro Max, 14 Pro Max, seri 13, 16 Pro dan seri 15. Untuk total kerugian, ditaksir mencapai sekitar Rp 250 juta.

Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku masuk ke dalam toko sekitar pukul 00.16 WIB dengan cara mencongkel pintu belakang yang terbuat dari aluminium. Setelah itu, pelaku langsung menyasar ke eetalase dan memecahkan kacanya untuk mengambil 20 iPhone tersebut. (*)

Baca Juga:
Bulu Mengilap dan Mata Berbinar, 3.502 Hewan Kurban Kota Malang Dipastikan Sehat