KETIK, SLEMAN
– Komitmen Pemerintah Kabupaten Sleman dalam menjaga kelestarian budaya dan kesejahteraan pelaku seni kian nyata. Bupati Sleman Harda Kiswaya, Rabu 8 Juli 2026 memberikan penghargaan kepada puluhan seniman yang sukses membawa nama harum daerah dalam ajang Pesona Budaya Sleman 2026 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, beberapa waktu lalu.
Penyerahan piagam penghargaan tersebut berlangsung khidmat di Pendopo Parasamya, Kantor Setda Sleman. Suasana haru dan bangga menyelimuti para seniman saat menerima apresiasi langsung dari orang nomor satu di Pemkab Sleman tersebut.
Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman Ishadi Zayid mengungkapkan, gelaran di Anjungan DIY TMII pada 20 Juni lalu bukan sekadar pertunjukan biasa. Sebanyak 40 seniman yang terlibat murni merupakan talenta asli daerah.
"Mereka adalah putra-putri terbaik dari 17 kapanewon di Sleman. Mulai dari kalangan pelajar, mahasiswa, hingga seniman profesional. Semuanya berkolaborasi menyajikan sendra tari yang memukau masyarakat ibu kota," ujar Ishadi saat memberikan laporan.
Ishadi menambahkan, pemberian apresiasi pasca-pentas luar daerah ini merupakan sejarah baru bagi para pelaku seni. Hal ini menjadi suntikan motivasi bagi mereka untuk terus berkarya.
Sementara itu, Bupati Sleman Harda Kiswaya mengaku bangga atas dedikasi para seniman. Menurut dia, misi diplomasi budaya di tingkat nasional sangat krusial sebagai media penguatan identitas dan pelestarian warisan leluhur Sleman.
"Ini bukan hanya soal pertunjukan. Ini adalah bukti bahwa Sleman memiliki kekayaan budaya yang luar biasa dan dikelola oleh tangan-tangan kreatif lokal yang berbakat. Saya ucapkan terima kasih kepada tim produksi dan seluruh seniman yang telah berjuang maksimal," tutur Bupati Harda
Ia menegaskan, Pemkab Sleman akan terus berkomitmen mengawal iklim kreatif agar para pelaku seni di daerah dapat terus berkembang. Ia berharap, kesuksesan di TMII menjadi batu loncatan bagi para seniman untuk membawa nama Sleman ke kancah yang lebih luas lagi.
"Penghargaan ini adalah wujud nyata perhatian pemerintah. Kami ingin seniman Sleman merasa dihargai dan terus bersemangat merawat kebudayaan kita," pungkasnya. (*)